Seribu Sekolah di Jatim Berlakukan Kurikulum Baru
Kemendikbud kini hanya mengambil sekolah-sekolah bekas RSBI dan berakreditasi A yang akan memberlakukan kurikulum ini.
Penulis: Musahadah | Editor: Titis Jati Permata
Sebelumnya tingkat SD dan SMP ditarget 15 sekolah per kabupaten/kota serta SMA seluruhnya. Target itu kini tidak berlaku.
Kemendikbud kini hanya mengambil sekolah-sekolah bekas RSBI dan berakreditasi A yang akan memberlakukan kurikulum ini. Jumlahnya sekitar 6.000 sekolah se Indonesia.
Hal ini ditegaskan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Prof M Nuh saat ditemui usai Seminar dan Workshop Pendidikan yang digelar Lembaga Pendidikan Al Falah, di Balai Diklat Keagamaan, Surabaya, Sabtu (25/5/2013).
Nuh mengatakan dari 6.000 sekolah tersebut, paling banyak di Jawa Timur, yakni 1.100 sekolah.
Meski hanya beberapa sekolah, mantan Rektor ITS ini tidak mau menyebutnya sebagai tahap uji coba.
"Yang tepat adalah implementasi bertahap dan terbatas. Masak pendidikan kok uji coba,"katanya.
Disinggung soal persiapan materi kurikulum, pejabat yang berdomisili di daerah Rungkut, Surabaya ini memastikan babon kurikulum saat ini sedang proses tender.
Dia menarget sebelum tanggal 15 Juli 2013 buku-buku tersebut sudah sampai di sekolah-sekolah.