Selasa, 9 Juni 2026

Pilwali Malang

ISD Temukan Camat Tidak Netral

"Sejauh ini belum ada PNS yang terlibat dalam kegiatan Pilwali Kota Malang," ujarnya.

Tayang:
Penulis: David Yohanes | Editor: Adi Agus Santoso
SURYA Online, MALANG -  Salah satu pemantau resmi Pilwali Malang, Institute Sosial untuk Demokrasi (ISD) menemukan pelanggaran yang dilakukan seorang camat yang melakukan dukungan terhadap calon tertentu.

Menurut Sekretaris ISD, Ichwanul Ma’arif, temuan tersebut terjadi pada Selasa (22/5/2013), saat peresmian balai RW di Villa Bukit Tidar, Kelurahan Merjosari, Kecamatan Lowokwaru. Rencananya peresmian tersebut akan dihadiri Walikota Malang, Peni Suparto. Namun Peni tidak hadir, dan mengutus seorang camat untuk mewakili.

Dalam sambutannya, camat tersebut justru mempromosikan pasangan tertentu kepada warga yang hadir. "Ini pertaruhan lima tahun ke depan, jadi jangan salah pilih. Pilihlah nomor ini, untuk mejadi Walikota Malang," ucap Ichwanul Ma’arif, menirukan pidato camat tersebut.

Atas temuan tersebut, ISD telah melapor ke Panitia Pengawas Pemilu (Panwaslu) Kota Malang. ISD sebagai pemantau resmi berharap, Panwaslu segera memberikan respon atas laporan tersebut.

Sementara itu, Ketua Panwaslu Kota Malang, Azhari Husein mengaku belum menerima laporan dari ISD. Secara khusus Panwaslu juga belum menerima laporan terkait pelanggaran PNS. "Sejauh ini belum ada PNS yang terlibat dalam kegiatan Pilwali Kota Malang," ujarnya.

Wakil walikota Malang Bambang Priyo Utomo, meragukan ada PNS yang terlibat dukung mendukung calon tertentu.  Sebab jauh-jauh hari pihaknya sudah menyosialisasikan sanksi yang mengancam jika PNS tidak bersikap netral. "Para PNS pasti bersikap rasional, mereka paham resiko apa yang akan diterima jika terbukti tidak netral," ucapnya.

Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved