Senin, 13 April 2026

SD Muhammadiyah 4 Surabaya Jatah 10 Persen Siswa Kurang Mampu

SD Muhammadiyah 4 Surabaya Jatah 10 Persen Siswa Kurang Mampu

Penulis: Musahadah | Editor: Parmin
SURYA Online, SURABAYA – Kuota lima persen siswa miskin ternyata sudah lama berlaku di SD Muhammadiyah 4 Pucang, Surabaya. Bahkan saat ini kuotanya hampir 10 persen siswa tidak mampu.

Humas SD Muhammadiyah 4 Pucang M Saiqul Islam mengungkapkan ketentuan itu sudah dilakukan saat proses penerimaan siswa baru yang berakhir Maret 2013 lalu.

Saat itu didapat 252 siswa baru melalui tiga gelombang penerimaan dan  proses inden yang diikuti  ratusan pendaftar.
“Sejak akhir tahun pelajaran 2012 lalu kami sudah membuka inden dan banyak sekali yang mendaftar. Jadi ketika pendafatran resmi dibuka mereka tinggal melengkapi persyaratannya,” terang M Saiqul saat dihubungi surya.co.id, Rabu (7/5/2013).

Untuk bisa masuk ke sekolah ini, ada parameter yang harus dipenuhi di antranya bisa menulis, membaca, berhitung, mewarnai hingga bisa berbahasa inggris dasar dan mengetahui warna maupun angka.

“Kami juga melakuakn tes wawancata tentang identitas diri si anak,”katanya.

Kuota 252 ini meningkat dibandingkan tahun 2012 yang hanya 240 siswa. “Sebenarnya permintaan sangat banyak, tapi kami tidak mungkin menambah lagi karena memang kapasitas kami terbatas,”tukasnya.

Sementara siswa kurang mampu ini diketahui dari form di awal pendaftaran yang mencantumkan besaran SPP per bulannya. Yakni Rp 500.000, Rp 550.000, dan di atas Rp 550.000.

“Ternyata banyak sekali yang mengisi di atas Rp 550.000. Inilah yang nanti akan kami pakai subsidi silang untuk siswa yang kurang mampu. Jadi mereka bisa mendapatkan keringanan biaya,”katanya.  

Saiqul sudah menyiapkan data siswa tidak mampu jika sewaktu-waktu diminta dinas pendidikan.  

Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved