Selasa, 9 Juni 2026

Iron Man 3: Menghibur dengan Visual Efek

Iron Man 3: Menghibur dengan Visual Efek

Tayang:
Editor: Parmin

Efek visual Iron Man 3 tampak semakin baik dibanding sekual sebelumnya, Iron Man dan Iron Man 2. Efek visual yang ditampilkan film yang disutradarai oleh Shane Black dan diproduksi Marvel Studio ini terlihat semakin "mulus" berkat berbagai software animasi penunjang, salah satunya dari Autodesk Inc.

 Software 3D milik Autodesk yang juga sebelumnya digunakan untuk membuat efek visual film Iron Man ini bernama Autodesk Maya dan Autodesk Flame. Software-software ini berfungsi mendukung menciptakan adegan spektakuler yang merupakan gabungan efek khusus dengan rekaman "live action".

Pada 2011, ILM yang membuat 524 efek visual pada film Iron Man 2 berhasil membuat kostum Iron Man yang memukau penonton dengan sentuhan Autodeck Maya dan Autodesk Flame.

Direktur Animasi ILM, Marc Chu mengatakan peran Maya sungguh tidak ternilai dalam menyediakan peralatan yang digunakan para seniman dalam pembuatan animasi untuk film Iron Man 2.

Animator yang baru mengenal ILM, menurut dia, mampu terjun langsung ke dalam produksi dengan pelatihan yang sangat terbatas. Dan ia mengakui bahwa Maya telah membuka platform yang dapat ILM personalisasi, dan Maya juga telah membuat peralatan yang sangat penting dalam membawa "Iron Man" dan "War Machine" ke dalam kehidupan nyata.

Selama 18 tahun berturut-turut setiap film yang masuk ke dalam nominasi Academy Awards untuk kategori Best Visual Effects adalah film yang mendapatkan sentuhan dari peralatan pembuat film digital yang diproduksi oleh Autodesk. Tahun 2013, nominasi Academy Awards terus mendorong citra digital ke tingkatan baru, yakni dari karakter yang rumit dan kompleks ke pyrotechnical marvels ke efek yang tidak terlihat yang sangat nyata sehingga dapat menipu mata penonton.

 "Kami merasa terhormat, karena pembuat film menggunakan teknologi digital Autodesk mulai dari perencanaan dan pravisualisasi hingga sampai ke tahap akhir," ujar dia.

Tahun 2013, menurut dia, menjadi sebuah pemecahan rekor terjadi untuk 21 film animasi yang berhasil masuk nominasi Best Animated Features. Kelima nominasi tersebut menggunakan animasi tiga dimensi Autodesk Maya dan software efek visual.

Nominasi tersebut termasuk dua film animasi tiga dimensi Brave dan Wreck-It-Ralph, serta  dan tiga film stop motion seperti Frankenweenie, ParaNorman, dan "The Pirates! Band of Misfits".
     
Software Autodesk juga memainkan peranan dalam pembuatan sejumlah film yang dinominasikan tahun ini yang meliputi Amour, Argo, "Buzkashi Boys", Flight,"Les Misérables", Lincoln, Paperman, "Silver Linings Playbook", Skyfall, Ted,  and ?Zero Dark Thirty".

Beberapa studio yang telah menggunakan software Autodesk untuk berkontribusi dalam film nominasi Academy Award tahun 2013 antara lain  
Aardman Animation, Argon, Atomic Fiction (video wawancara), Baseblack, BlueBolt,  Buf Campagnie, Christov Effects and Design, Cinesite, Digital Domain.
      
Berikut; DIVE, Double Negative, Evil Eye Pictures, fluent/image, Framestore, Fuel VFX, Halon, Hammerhead Productions, Hydraulx, Identity FX, Industrial Light & Magic, Iloura, Image Engine, LAIKA, Legacy Effects, Lola VFX, LOOK Effects, Luma Pictures, Method Studios.
     
 Kemudian; Mikros Image, The Mill, Modus FX, MPC, New Deal Studios, Nvizage, Nvizible, Pixar, Pixomondo, Prologue, REDLAB Digital, Reliance Mediaworks, Rhythm & Hues (video presentasi), Rising Sun Pictures, Rushes, Scanline VFX, Shade VFX, Technicolor, The Third Floor, Tim Burton Productions, Tippett Studio, Trixter, Walt Disney Animation Studios, Weta Digital, Whiskytree, yU+co and Zero VFX.

Sumber:
Halaman 2/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved