Kamis, 9 April 2026

Dunia Malam di Kota Pinggiran Jatim

Aktifkan Lagi Paguyuban di Kota Kediri

Selain memberikan pembinaan kepada para pengusaha, Satpol PP bakal mengaktifkan lagi kepengurusan paguyuban purel di Kota Kediri.

SURYA Online, KEDIRI - Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Kota Kediri bakal mengumpulkan seluruh pengusaha tempat hiburan malam yang membuka usaha di Kota Kediri.

Pengumpulan dilakukan menyusul temuan Surya di mana banyak purel yang merangkap menjadi penari striptease hingga bisa dibooking out (BO) untuk berhubungan intim.

"Secepatnya kami akan mengumpulkan para pengusaha hiburan malam supaya tidak lagi menyajikan purel striptease," ungkap Djati Utomo, Kasi Trantib Satpol PP Kota Kediri, Rabu (10/4/2013).

Dijelaskan Djati Utomo, pihaknya seringkali melakukan pembinaan terhadap pengusaha malam supaya tidak sampai melanggar.

Beberapa kali tim penertiban Satpol PP juga merazia sejumlah tempat hiburan malam.

Selain memberikan pembinaan kepada para pengusaha, Satpol PP bakal mengaktifkan lagi kepengurusan paguyuban purel di Kota Kediri.

"Dulu memang pernah ada paguyuban, tapi sekarang kelihatannya sudah tidak aktif lagi," tambahnya.

Dengan adanya paguyuban, diharapkan lebih memudahkan dalam memberikan pembinaan kepada para purel.

Sehingga aktivitasnya juga terkendali serta tidak sampai menyalahi ketentuan.

Keberadaan purel sendiri, kata Djati, memang serba dilematis karena di luar struktur pengelola tempat hiburan. Sehingga statusnya juga bukan karyawan tempat hiburan. Namun diakui Djati, keberadaan purel semakin berkembang seiring bertambahnya sarana tempat hiburan di Kota Kediri.

"Data pastinya kami tidak ada, tapi jumlahnya bisa mencapai ratusan," tandasnya. (Tim Surya)

Sumber: Surya Cetak
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved