Liputan Khusus

Pilih Ikut Kompetisi Tarkam

Sangat mudah menemukan pemain asing bon-bonan di sebuah turnamen kelas tarkam.

SURYA Online, SURABAYA - Cerita soal banyaknya pemain asing yang cari uang makan lewat kompetisi tarkam, bukan lagi jadi cerita yang mengejutkan.

Sangat mudah menemukan pemain asing bon-bonan di sebuah turnamen kelas tarkam. Bayaran yang ala kadarnya, lumayan untuk mengganjal perut.

Ada pula pemain yang tidak laku menjual dirinya di kompetisi Indonesia. Yang begini ini, biasanya membuat sang agen tekor.

Josef  Sintar, mantan agen pemain, mengaku rugi banyak, ketika mencoba karir peruntungan menjual pemain asing.

Tiga pemain asing yang ia bawa, tak laku dijual di sejumlah klub Jawa Timur.

“Ada yang malah belum main sudah masuk rumah sakit. Saya kasih buah pepaya, dia kesenengan, karena di negaranya tidak ada buah seperti itu. Dia makan terlalu banyak, akhirnya sakit perut dan harus saya bawa ke rumah sakit,” keluh Josef.

Penulis: Aji Bramastra
Editor: Titis Jati Permata
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved