Masyarakat Transportasi Desak Risma Jelaskan Pernyataannya
Ketua Umum MTI Jatim Chaerul Jaelani mengatakan, sebagai pejabat publik Risma wajib menjelaskan pernyataannya
Penulis: Mujib Anwar | Editor: Satwika Rumeksa
Ketua Umum MTI Jatim Chaerul Jaelani mengatakan, sebagai pejabat publik Risma wajib menjelaskan pernyataannya, bahwa status terminal TOW akan diturunkan dari tipe A menjadi C. Jika orang nomor satu di Surabaya tersebut tak mau menjelaskan secara utuh maksud dari pernyataannya, maka sama saja dia sengaja membuat bingung masyarakat.
"Makanya agar semua menjadi jelas, Wali Kota Surabaya harus menjelaskan apa maksud pernyataannya. Termasuk konsep TOW yang ditawarkan seperti apa," ujar Chaerul, kepada Surya, Selasa (19/2/2013).
Menurut Mantan Asisten II Bidang Ekonomi Pembangunan Setdaprov Jatim ini, menyikapi polemik tentang TOW menyusul adanya protes dari sopir bus pada 2012 lalu, MTI Jatim, kata Chaerul sekitar dua bulan lalu menyampaikan surat resmi untuk memberi masukan dan solusi yang dapat diambil Wali Kota Risma.
Isinya, bagaimana menjadikan TOW makin berkembang dan ramai dengan menyediakan jalur ke berbagai tujuan tujuan seperti yang ada di terminal Purabaya, baik antar kota dalam provinsi (AKDP) maupun antar kota antar provinsi (AKAP). Tujuannya, untuk memecah konsentrasi kendaraan dan penumpang antara di Purabaya dengan TOW.
"Tapi sampai saat ini, surat yang disampaikan MTI tersebut tak pernah ada jawaban," tegas Chaerul.