Rabu, 8 April 2026

Masyarakat Transportasi Desak Risma Jelaskan Pernyataannya

Ketua Umum MTI Jatim Chaerul Jaelani mengatakan, sebagai pejabat publik Risma wajib menjelaskan pernyataannya

Penulis: Mujib Anwar | Editor: Satwika Rumeksa
SURYA Online, SURABAYA-Masyarakat Transportasi Indonesia (MTI) Jatim mendesak Wali Kota Surabaya Tri Rismaharini menjelaskan pernyataannya yang akan menurunkan status terminal Tambak Oso Wilangun (TOW) dari tipe A menjadi tipe C.

Ketua Umum MTI Jatim Chaerul Jaelani mengatakan, sebagai pejabat publik Risma wajib menjelaskan pernyataannya, bahwa status terminal TOW akan diturunkan dari tipe A menjadi C. Jika orang nomor satu di Surabaya tersebut tak mau menjelaskan secara utuh maksud dari pernyataannya, maka sama saja dia sengaja membuat bingung masyarakat.

"Makanya agar semua menjadi jelas, Wali Kota Surabaya harus menjelaskan apa maksud pernyataannya. Termasuk konsep TOW yang ditawarkan seperti apa," ujar Chaerul, kepada Surya, Selasa (19/2/2013).

Menurut Mantan Asisten II Bidang Ekonomi Pembangunan Setdaprov Jatim ini, menyikapi polemik tentang TOW menyusul adanya protes dari sopir bus pada 2012 lalu, MTI Jatim, kata Chaerul sekitar dua bulan lalu menyampaikan surat resmi untuk memberi masukan dan solusi yang dapat diambil Wali Kota Risma.

Isinya, bagaimana menjadikan TOW makin berkembang dan ramai dengan menyediakan jalur ke berbagai tujuan tujuan seperti yang ada di terminal Purabaya, baik antar kota dalam provinsi (AKDP) maupun antar kota antar provinsi (AKAP). Tujuannya, untuk memecah konsentrasi kendaraan dan penumpang antara di Purabaya dengan TOW.

"Tapi sampai saat ini, surat yang disampaikan MTI tersebut tak pernah ada jawaban," tegas Chaerul.

Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved