Kasek Bantah Wajib Belanja di 'Kharisma'
"Saya sudah berkali-kali menjawab pertanyaan serupa, maaf saya masih rapat,"
Penulis: Siti Yuliana | Editor: Adi Agus Santoso
Namun Retno enggan menjelaskan, secara detail pernyataannya itu. Sebaliknya, ia justru menyuruh wartawan untuk menanyakan masalah ini ke waka kurikulum. "Saya sudah berkali-kali menjawab pertanyaan serupa, maaf saya masih rapat," ujarnya mengakhiri perbincangan.
Sebelumnya, beberapa walimurid SMKN 1 wadul ke komisi D DPRD karena siswanya diwajibkan belanja di toko 'Kharisma' minimal Rp 300.000 per semester. Jika siswa belanja di bawah nilai yang ditentukan, konsekwensinya nilai mata pelajaran kewirausahaan akan berwarna merah atau bahkan rapor tidak akan diberikan.