Rabu, 10 Juni 2026

Copa Futsal Jatim

M88 dan Dyvy Siap Tempur

Di laga awal Copa Futsal Jatim di Gool Futsal Mangga Dua, Minggu (13/1/2013) lalu, Dyvy FC nyaris kalah dari tim lemah NS Ebola.

Tayang:
Penulis: Eko Darmoko | Editor: Heru Pramono
SURYA Online, SURABAYA – Di laga awal Copa Futsal Jatim di Gool Futsal Mangga Dua, Minggu (13/1/2013) lalu, Dyvy FC nyaris kalah dari tim lemah NS Ebola. Saat itu, Ebola sempat unggul 4-1 atas Dyvy. Namun, Dyvy mampu menyamakan kedudukan dan menang 8-9 lewat drama adu pinalti. Dyvy merupakan kontestan Divisi I LFA Jatim IV sedangkan NS Ebola bermain di Divisi I.

Nah, di babak 16 besar Copa Futsal Jatim, Minggu (20/1/20133) besok, Dyvy akan menghadapi tim tangguh Divisi I lainnya, M88 United, yang sebelumnya sukses mengalahkan Meta FC 2-1. Berkaca dari pengalaman nyaris kalah saat lawan Ebola, Dyvy tidak ingin terperosok di lubang yang sama, apalagi kalah dari M88 United. Untuk mengantisipasi ini, kini Dyvy mengaku sedang memperbaiki mental pemainnya yang sempat menurun lantaran jeda kompetisi.

“Saat lawan Ebola dan nyaris kalah, itu adalah pertama kalinya anak-anak bertanding di level tinggi. Makanya mereka terkesan asing dengan atmosfer tersebut,” kata Eko M Purbo, Pelatih Dyvy FC, Kamis (17/1/2013).

Dijelaskan Eko, selain pemainnya merasa asing dengan atmosfer kompetisi yang panas, Dyvy juga sangat minim persiapan dan buta dengan kekuatan lawan. Hal ini diakui Eko karena drawing yang dilakukan sehari sebelum laga dimulai. Namun, ke depannya, Dyvy sudah mengantisipasi terkait calon lawannya yang sudah diketahui seminggu sebelum bertanding.

“Melawan M88, kami tidak ingin bermain meremehkan seperti saat melawan Ebola. Saya akan melarang anak-anak meremehkan lawan, apalagi ini adalah melawan M88 yang memiliki track record sebagai tim berbahaya,” imbuh Eko.

Sementara itu, Pelatih M88 United, Antonius Probo, mengungkapkan, jelang lawan Dyvy ia akan melakukan eksperimen lain dengan mencari komposisi baru. Di sesi latihan, Probo melakukan bongkar pasang pemain untuk menemukan komposisi yang bagus. “Yang perlu dicermati dan dibenahi adalah lengahnya lini tengah dan komunikasi antar pemain. Kami juga melarang pemain untuk membawa atau menguasa bola dalam tempo lama,” paparnya.

Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved