Bekas Galian Proyek Memakan Korban Bocah Delapan Tahun
Jasadnya mengambang di bekas galian sedalam dua meter dan berdiameter satu meter.
Penulis: Mustain | Editor: Titis Jati Permata
Siswa kelas satu Madrasah Ibtidaiyah (MI) Tanada Berbek ini ditemukan usai menghilang dari kios milik orang tuanya, di pasar krempyeng, 200 meter dari lokasi kejadian. “Beberapa tempat bermainnya saya datangi,” ucap Sutrisno (45), tetangga korban.
Setelah dicari beberapa jam, korban pun ditemukan di bekas galian proyek pipa gas itu, pukul 17.00 WIB. Hal ini usai Sutrisno mengorek genagan air bercampur sampah di bekas galian itu. Dia semula melihat tangan kanan korban.
Jasad korban lalu dievakuasi usai sejumlah polisi tiba di lokasi. Sebelum jasadnya ditemukan, ibu korban, Yuli (35), kebingungan mencari anaknya setelah keluar dari kios sejak pukul 16.00 WIB. Kala itu hujan gerimis mengguyur desa Berbek.
Sejumlah warga yang tinggal dekat bekas galian proyek itu bercerita, jika pekerjaan galian itu sudah berjalan sejak sebulan lalu. Meski begitu, warga mengaku tidak tahu pihak yang mengerjakan proyek itu. Di lokasi, juga tidak ada papan petunjuk soal proyek galian itu.