Rabu, 10 Juni 2026

Futsal LFA

Ebola Diambil Alih Manajemen Kalianak

Menjelang berputarnya Liga Futsal Amatir (LFA) Jatim IV, banyak klub dijual.

Tayang:
Penulis: Eko Supriyanto | Editor: Eko Supriyanto
zoom-inlihat foto Ebola Diambil Alih Manajemen Kalianak
surya/dok
Skuad Ebola LFA Jatim III
SURYA Online, SURABAYA - Menjelang berputarnya Liga Futsal Amatir (LFA) Jatim IV, banyak klub dijual. Tidak hanya klub-klub Divisi I saja yang dilego pemiliknya, klub Divisi II juga tidak sedikit yang dilepas.

Dari Divisi II, selain Pandawa FC, tim lain yang dijual yakni Ebola. Pandawa FC dibeli WW FC. Pandawa FC sendiri merger dengan tim Divisi I, Mahasiswa. Sementara Ebola yang tidak lain milik Direktur LFA Jatim, Robert Nepa Seno diambil alih manajemen Kalianak FC. "Tempat Ebola di Divisi II dibeli AK FC (Akademi Kalianak FC)," kata Robert Nepa Seno, Rabu (2/1/2013).

Disinggung harga Ebola, Robert enggan menyebut. AK FC merupakan tim binaan Kalianak FC. Dua tim ini didanai penuh oleh Samsul Hadi. Jika nantinya AK FC berkiprah di Divisi II, Kalianak FC sudah lebih dulu tampil di Divisi I.

AK FC merupakan salah satu tim peserta play off memperebutkan tiket ke Divisi II Jatim IV. Hanya saja, tim yang bermaterikan pemain-pemain muda jebolan Arsura Futsal League ini gagal lolos ke Divisi II. Dua tim yang lolos play off ke Divisi II yakni NS FC dan Gen Light.

"Meskipun posisi Ebola dibeli AK FC, namun nama Ebola tetap ada. Kami akan memasukkan nama Ebola di belakang tim baru Divisi II, NS FC. Nanti namanya NS Ebola FC," paparnya.

LFA Jatim IV yang mulai bergulir 2 Februari akan diikuti 32 tim yakni 16 tim Divisi I dan 16 tim Divisi II. Sebelum mereka bertempur di LFA Jatim IV, tim-tim tersebut akan memanaskan skuadnya di Copa Futsal Jatim mulai 12 Januari. 

Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved