Futsal Surya Futsalic 2012
Putri SMAN 4 Menang, Putra Tersingkir
Tak semua kemenangan berujung dengan kegembiraan. Tim futsal SMA Negeri
Penulis: Aji Bramastra | Editor: Eko Supriyanto
Sesaat setelah tim putri mereka mengandaskan perlawanan SMA Katolik Gloria 2, tim putra anak-anak Tetra (julukan SMAN 4) harus tersungkur saat bertemu SMK Negeri 5. Kegembiraan tim putri pun akhirnya menjadi tak sempurna, lantaran keberhasilan mereka melaju ke perempat final, tak disertai dengan lolosnya The Tetra Boys.
“Sedih pasti ada, karena akan terasa lengkap kalau putri dan putra melaju bersama. Tapi mau bagaimana lagi. Menang dan kalah selalu ada dalam pertandingan,” ujar Tanisa Putih Andansari, kapten tim putri SMAN 4, selepas menyaksikan tim putra sekolahnya kalah tiga gol tanpa balas dari SMKN 5.
Dalam laga kemarin, Tanisa memimpin teman-temannya menang 2-0 (2-0) atas SMAK Gloria. Tak hanya menjadi kapten tim, Tanisa juga memborong dua gol The Tetra Girls. Hanya dalam hitungan empat menit, dua gol Tanisa masing-masing menit ke-2 dan 4, sudah memukul jatuh moral tanding anak-anak SMAK Gloria.
“Senang rasanya bisa menang. Apalagi ini partisipasi pertama kami di Surya Futsalic. Kami juga baru latihan tiga kali, untuk ikut turnamen ini,” sebut siswi Kelas XI IPS 2, yang memilih nomor pungung 69 ini.
Sementara tim putra SMAN 4, tersingkir lantaran tak punya stamina cukup baik. Dary dkk sebetulnya sempat menahan lawan tanpa gol di setengah permainan.
Tapi, masuk ke babak kedua, berkurangnya stamina membuat fokus bermain mereka drop. SMKN 5 lantas menghukum mereka dengan tiga gol, masing-masing melalui Kris (17’), Yan (20’), dan Rohman (30). Gol terakhir diciptakan SMKN 5, ketika SMAN 4 menerapkan skema powerplay, dimana kiper SMAN 4, Aris, terlambat kembali ke posisinya.
Meski kalah tiga gol tanpa balas, tim putra SMAN 4 seharusnya tak perlu patah semangat. Setidaknya, kapten tim lawan, Pradana Ridho Ardiansyah, dengan gentle, memuji mereka sebagai tim yang sulit ditembus.
“Mereka sangat disiplin dalam bermain. Dua pemain belakang mereka pandai memindah aliran bola. Kami beruntung bisa mencuri tiga gol itu, mungkin karena konsentrasi mereka sudah menurun,” ujarnya.
Di laga lainnya, putri SMAN 7 menumbangkan perlawanan SMK Pelayaran Maritim, 1-0 (0-0). Pemain bernomor punggung 17, Nanindya Ayu, yang menjadi kartu joker SMAN 7, mengirim assist matang untuk akhirnya diselesaikan Ayu, menit ke-12.
Kemenangan juga dirasakan tim putra SMAN 1. Anak-anak Smansa, menghajar SMK Pembangunan, 6-1 (3-0), yang kemarin seperti hanya mengandalkan seorang Muhammad Firli seorang diri di depan.
Parade gol Smansa dimulai Sofyan (1’), Renaldi (4), Rizky (9’), Reghsa (20’), dan Nova (23’). SMK Pembangunan sempat berusaha memperkecil kedudukan lewat gol M Firli di menit ke-24. Tapi, SMAN 1 kemudian malah kembali menjauh, dengan kembali membuat gol melalai Renaldi, semenit jelang laga usai.