Pelaku Usaha di Kraksaan Keluhkan Banyaknya Pengemis
Pelaku Usaha di Kraksaan Terganggu Pengemi
Penulis: Atiqalirahbini | Editor: Suyanto
Kondisi itu cukup dirasakan sejumlah pelaku usaha, yang membuka toko dan swalayan di sepanjang jalan pantura. Bahkan, dalam sehari pengemis yang meminta uang, jumlahnya mencapai 20 orang per hari. "Ini nampaknya dampak dari bergesernya Kraksaan menjadi kota baru," ujar Rudi Ahbab, manajer Diva Swalayan, Senin (10/12/2012)
Namun, para pelaku usaha itu mengaku tak bisa berbuat banyak, untuk mengusir pengemis tersebut. "Mau gimana lagi. Kalau diusir, kasihan," imbuh Haryanto, pemilik Soponyono Swalayan kepada Surya.
Sementara itu, Ketua DPRD H.Ahmad Badawi kepada Surya mengaku memaklumi realita tersebut. "Kalau itu diambil tindakan, kasihan juga. Ini tantangan, karena pengemis itu rata-rata dari luar daerah," katanya.