Senin, 20 April 2026

Malang Jadi Pelopor Pendidikan Inklusi

”Komitmen ini yang membuat Kota Malang sebagaipelopor di provinsi Jatim,”

Penulis: Siti Yuliana | Editor: Adi Agus Santoso
SURYA Online, MALANG - Kota Malang resmi dikukuhkan sebagai Kota Pelopor Pendidikan Inklusi (siswa berkebutuhan khusus), oleh Dr Mudjito M,Si, Direktur Pembinaan Pendidikan Khusus Layanan Khusus Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemendikbud) di Aula SMKN 4, Rabu (5/12/2012).

Menurut Mudjito, pemberian predikat itu lantaran Kota Malang telah menunjukkan kepedulian terhadap kaum difabel (cacat).  Terbukti dibeberapa sekolah umum, ada yang menerima anak cacat. ”Komitmen ini yang membuat Kota Malang sebagaipelopor di provinsi Jatim,” ucap Mudjito.

Mudjito juga langsung memberikan bantuan dana Rp 900 juta, untuk pelatihan dan beasiswa kepada anak cacat. Selama ini, kata dia, ada kesan diskriminasi yang dilakukan sekolah terhadap anak-anak cacat. Padahal sesuai dengan amanat UU 1945, siapapun warga Indonesia memiliki hak yang sama untuk mendapatkan pendidikan.

Bahkan dari 300.000 siswa cacat di seluruh Indonesia, yang diterima di sekolah umum hanya sekitar 32 persen. ”Presentase yang sangat kecil. Setiap kota harus diberi pemahaman dan kesadaran untuk menerima anak cacat,” ujarnya.

Wali Kota Malang Peni Suparto mengaku senang, mendapat predikat pelopor kota inklusi. “Pedikat ini menguatkan kota malang sebagai kota pendidikan. Hak kaum difabel untuk memperoleh pendidikan, akan kami perhatikan terus,” kata Peni.

Pada kegiatan itu, para pejabat dihibur penampilan anak cacat dari siswa SMPLB, SMALB, Yayasan Bhakti Luhur serta Yayasan penyandang anak cacat (YPAC).

Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved