Pemkot Panen Kritikan Masalah Lalu Lintas
Berdasarkan pemnatauan langsun dilapangan banyak hal yang perlu diperbaiki Kota Malang. Di antaranya masalah marka jalan.
Penulis: Lailatul Maulidiyah | Editor: Satwika Rumeksa
Firdaus Rasyad, ketua tim penilai WTN tingkat nasional mengatakan, berdasarkan pemnatauan langsun dilapangan banyak hal yang perlu diperbaiki Kota Malang. Di antaranya masalah marka jalan. "Beberapa Marka jalan di Kota Malang sudah pudar bahkan ada yang tidak ada markanya seperti di Jalan Pattimura," kata Firdaus, Senin (19/11/2012).
Menurutnya, marka jalan itu sangat penting karena merupakan bentuk
pelayanan kepada masyarakat dan masalah keselamatan lalu lintas.
"Kami juga menemukan beberapa zebra cross yang sudah pudan dan tidak ada
markanya, dan beberapa rambu lalu lintas yang perlu diganti karena
sudah tidak terlihat jelas." tutur Fisdaus.
Selain masalah Marka, di beberapa titik di Kota Malang juga terlihat
trotoar yang seharusnya digunakan untuk pejalan kaki, digunakan untuk
yang lainnya.
"Kami jumpai trotoar digunakan untuk parkir kendaraan bahkan ada motor
yang berjalan diatas trotoar. Ini kan mengurangi haknya pejalan kaki,"
ujar Firdaus. Ia menambahkan, pot-pot bunga dan pohon juga bisa
mengurangi hak pejalan kaki yang ada di trotoar.
"Kota Malang kan terkenal dengan kota pelajar dan kota wisata, jadi seharusnya lebih dioptimalkan untuk pejalan kaki," tegasnya.
Sementara untuk masalah terminal, tim penilai yang mengunjungi terminal arjosari juga menilai kondisinya kurang bagus dan masih semrawut. Masih ditemukan beberapa kendaraan pribadi yang berhenti di pemberhentian bus, juga tempat parkir motor tang meluber ke jalan.
Meski sempat mengkritisi beberapa item, tim penilai juga mengacungi jempol kepada Pemkot Malang yang sudah berusaha pemberbaiki hal yang pernah disarankan tim penilai tahun lalu. Diantaranya adalah median jalan, dan memperbaiki trotoar.
"Beberapa median jalan sudah terlihat diperbaiki itu sudah menjadi nilai
plus, juga beberapa trotoar sudah dalam perbaikan," puji firdaus.
Mengenai peluang Kota Malang untuk kembali meraih penghargaan WTN 2012,
Firdaus menegaskan, hingga saat ini pihaknya masih memotret kendaraan dilapangan, dan untuk masalah penilaian masih dirahasiakan.
Adanya kegiatan ini, untuk memotivasi daerah-daerah untuk meningkatkan disiplin berlalu lintas untuk keselamatan pengguna jalan.
Sementara untuk pengumuman hasil penilaian, akan diumumkan pada bulan desember mendatang yang merupakan kumpulan dari penilaian dari tahap pertama hingga ketiga.
Terpisah, M. Syamsul Arifin, PLt Kepala Dinas Perhubungan Kota Malang mengatakan akan segera mengevaluasi masukan-masukan yang diberikan kepada tim penilai. "Kami akan segera membenahi masukan-masukan yang diberikan," ujarnya.
Nantinya ytang akan menjadi perhatian utama Dishub adalah akan memperbaiki marka jalan. Dan sebelum akhir Desember masalah marka harus diselesaikan. Meski demikian, Syamsul masih optimis Kota Malang akan mempertahankan penghargaan WTN, melihat dari masih banyaknya kelebihan disamping kekurangan yang disampaikan tim penilai.