Pelajar SMKN 3 Surabaya Hilang di Gunung Welirang

Di saat hujan deras inilah, Aji tiba-tiba terpisah dan menghilang saat mendekati Puncak Welirang

Penulis: Eko Darmoko | Editor: Satwika Rumeksa
SURYA Online, PASURUAN - Seorang pendaki hilang di Gunung Welirang, Prigen, Kabupaten Pasuruan sejak Sabtu (17/11) malam. Hingga kini ia belum ditemukan. Pendaki ini bernama Aji Kusuma Faqihudin (16), pelajar SMKN 6 Surabaya yang beralamat di Jl Pagesangan 4/A3 Jambangan, Surabaya.

Kondisi terakhir, Aji memakai kaos lengan pendek hitam, celana boxer hitam, sandal jepit putih biru, tas reebok hitam, sweater hitam bertuliskan 'Puma', dan jas hujan kuning.

Kronologisnya, bersama enam kawannya, Aji mendaki Gunung Welirang (3.314 mdpl) pada hari Jumat (16/11/2012) pukul 17.00 WIB, tanpa izin di pos pendakian Tretes, Prigen, Kabupaten Pasuruan. Jumat malam, mereka sampai di Pos Pendakian Kokopan.

Selanjutnya, hari Sabtu, tiga orang turun karena mengaku ada keperluan di Surabaya. Dua orang stanby di Kokopan, sedangkan Aji bersama kawannya, Abdul Aris pelajar SMAN 10 Surabaya meneruskan perjalanan ke puncak Welirang.

"Saat ke perjalanan ke puncak, Aji dan Abdul bertemu pendaki asal Pacet, Mojokerto. Di perjalanan ini, saat mendekati puncak, terjadi hujan deras disertai angin kencang," kata Hadi Choirul, Pemandu Wisata Taman Hutan Raya (Tahura) R Soerjo untuk Pendakian Gunung Arjuno-Welirang, ditemui di Pos Perizinan Tretes, Senin (19/11/2012) sore.

Di saat hujan deras inilah, Aji tiba-tiba terpisah dan menghilang saat mendekati Puncak Welirang. Abdul bersama pendaki asal Pacet sempat mencarinya, namun tidak menemukannya. Bahkan, saat turun ke Kokopan lagi, Aji juga tidak ada. "Akhirnya mereka melaporkan kawannya (Aji) hilang pada hari Minggu," kata Hadi.

Hingga kini, Tim SAR Pasuruan dan berbagai kelompok pecinta alam masih melakukan penyisiran di jalur pendakian Gunung Welirang yang bersebelahan dengan Gunung Arjuno (3.339 mdpl).

Sementara itu, enam kawan Aji, termasuk Abdul Aris, selamat dalam pendakian ini. Sebagian dari mereka sedang recovery di Pos Perizinan Tretes. Mereka masih syok dan tidak berkenan dimintai keterangan. "Kalau mau tanya-tanya, sebaiknya kepada petugas saja. Kami takut salah ngomong," kata salah seorang kawan Aji.

Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved