Pencuri Toko Emas Nganjuk Dibekuk
Aksi pencurian di Toko Emas Brontoseno di Jalan Ahmad Yani kota Nganjuk berhasil digagalkan, Senin (5/11) pukul 10.30
Penulis: Ahmad Amru Muiz | Editor: Suyanto
Menurut pemilik toko emas Brontoseno, Hendra, pencuri berjumlah sekitar 4 orang. Mereka bekerja secara kelompok dengan menarik perhatian penjaga seolah akan beli perhiasan emas. Setelah perhatian penjaga toko terpecah, di bagian etalase yang kosong salah satu pencuri mencongkel etalase dengan pisau dan memasukkan kawat untuk menggaet perhiasan di etalase sekitar 60 gram (9 untai kalung) kadar 40 persen seharga Rp 250 ribu/gram.
"Untung belum sempat berhasil menarik emas dari etalase, sudah kepergok salah satu karyawan toko, yang langsung teriak minta tolong dan para tukang becak kemudian menangkap salah satu tersangka," kata Hendra.
Kapolsek Kota Nganjuk, Kompol Damin SH MH mengatakan, saat ini penyidik masih melakukan pemeriksaan terhadap saksi dan satu tersangka yang tertangkap bernama Suwarno (58) asal Jombang. "Saat ini baik tersangka dan saksi masih diperiksa petugas penyidik," kata Damin.
Sedangkan tersangka percobaan pencurian, Suwarno mengaku dirinya melakukan aksi tersebut berdua. Ini setelah dirinya butuh uang untuk berobat penyakit asma yang dideritanya. "Untuk berobat itu kami butuh uang Rp 10 juta, kami bingung sehingga nekat mencuri perhiasan di toko emas," tutur Suwarno.