Futsal LFA

Ebola Diperkuat Darah Muda

Nangkring di peringkat 14 dari 18 tim peserta Divisi II LFA Jatim III lalu, memaksa Ebola untuk melakukan perombakan skuadnya.

Penulis: Eko Darmoko | Editor: Heru Pramono
SURYA Online, SURABAYA - Nangkring di peringkat 14 dari 18 tim peserta Divisi II LFA Jatim III lalu, memaksa Ebola untuk melakukan perombakan skuadnya. Perombakan ini dimaksudkan untuk mendongkrak prestasinya di Divisi II LFA Jatim IV mendatang. Ebola akan mengganti pemain-pemain lama dengan darah muda yang lebih segar.

Namun, nyatanya, tanpa adanya perombakan skuad, punggawa Ebola satu per satu menyatakan hengkang. Ya, Ebola selama ini memang diperkuat pemain futsal asal ITS Surabaya yang masih berstatus mahasiswa. Apabila mereka sudah lulus dan kerja, maka kesibukan baru ini memaksa mereka meninggalkan dunia futsal.

"Tanpa adanya perombakan tim, di musim kompetisi baru nanti Ebola akan kehilangan banyak pemain. Bahkan diprediksi akan kehilangan semua pemain karena sudah lulus dan dapat kerja. Tapi untungnya kami memiliki stok pemain baru hasil binaan internal yang masih segar-segar," kata Pemilik Ebola, Robert Nepa Seno, Selasa (23/10/2012).

Dilanjutkan Robert, dengan diperkuat pemain muda yang lebih segar, diharapkan prestasi Ebola di Divisi II LFA Jatim IV bisa terkatrol. Jika di sebelumnya Ebola nangkring di peringkat 14, maka selanjutnya Ebola menargetkan bisa finish minimal di sepuluh besar. "Pemain baru tentunya memiliki semangat yang baru juga. Dengan amunisi inilah semoga prestasi Ebola bisa terdongkrak," imbuh Robert.

Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved