Futsal LFA
Berharap Bulldozer Batal Mundur
Niat SFC Bulldozer mundur dari keikutsertaan di Divisi I LFA Jatim
Penulis: Eko Supriyanto | Editor: Eko Supriyanto
"Sebagai pemain kami berharap Bulldozer bertahan di LFA. Tim ini terbentuk dari kebersamaan dan kekeluargaan, sangat sayang kalau sampai mundur," kata Agie Renata, pemain Bulldozer.
Pemain kelahiran Sukorejo, Blitar, 8 Juni 1988 itu bergabung di Bulldozer sejak LFA Jatim I. Menurutnya, selama membela Bulldozer ada perasaan bangga, karena timnya selalu berada di papan atas.
Tidak jauh berbeda dengan Agie Renata, Pelatih FFC Jawara, Pep Hendrawan akan sangat senang jika pemilik Bulldozer, Yordan Antonio membatalkan niatnya menarik mundur Bulldozer dari LFA Jatim.
"Banyak strategi baru di LFA Jatim ini muncul dari Bulldozer, sangat sayang jika mereka mundur," kata Pep Hendrawan.
Selain itu, lanjut Pep, mundurnya Bulldozer juga akan mengurangi tensi persaingan. "Sejak LFA Jatim I hingga LFA Jatim III, Bulldozer merupakan tim papan atas yang tangguh. Tidak bisa dipungkiri kalau mereka mundur, persaingan menjadi kurang seru," jelasnya.