Futsal BFD
Pelatih Wajib Miliki Sertifikat
Badan Futsal Daerah (BFD) Jatim berupaya meningkatkan kualitas pertandingan d
Penulis: Eko Supriyanto | Editor: Eko Supriyanto
"Kami berharap langkah ini akan meningkatkan kualitas pertandingan," kata Giri Bayu Kusumah, Ketua BFD Jatim, Selasa (9/10/2012).
Sejauh ini pelatih futsal di Jatim belum ada yang memiliki sertifikat kepelatihan. Itu termasuk pelatih yang menangani tim-tim Liga Futsal Amatir (LFA) Jatim. Seiring rencana tersebut, pelatih yang akan memoles tim-tim LFA Jatim IV mendatang wajib memiliki sertifikat, karena LFA Jatim IV merupakan salah satu event yang akan mendapat rekomendasi BFD.
"Tujuannya sudah jelas, agar permainan lebih bagus, sehingga enak ditonton," urainya.
Agar syarat pelatih memiliki sertifikat bisa terpenuhi, BFD akan menggelar coaching clinic awal November mendatang atau sebelum LFA Jatim IV dan turnamen antarpengcab diputar.
"Kami akan datangkan pelatih dari Jakarta untuk memberi materi coaching clinic," ucap Arif Anton Sujarwo, Bidang Pembinaan BFD Jatim.
Menyikapi rencana BFD tersebut, Direktur LFA Jatim, Robert Nepa Seno siap mendukung. Bahkan, Robert tidak akan segan-segan mencoret tim LFA yang ditangani pelatih belum memiliki sertifikat BFD.
"Ini demi kebaikan dan kemajuan futsal Jatim. Kami akan mematuhi anjuran BFD," kata Robert.
LFA Jatim IV yang akan mulai bergulir akhir November mendatang diikuti 32 tim yakni 16 tim Divisi I dan 16 tim Divisi II.
"Dengan meningkatnya pengetahuan pelatih, saya yakin kualitas permainan tim ikut terangkat," tandasnya.