Futsal LFA

Bulldozer Mundur dari LFA Jatim

Kompetisi futsal tertinggi di Jatim, Liga Futsal Amatir (LFA) bakal kehilangan sa

Penulis: Eko Supriyanto | Editor: Eko Supriyanto
zoom-inlihat foto Bulldozer Mundur dari LFA Jatim
surya/dok
BULLDOZER
SURYA Online, SURABAYA - Kompetisi futsal tertinggi di Jatim, Liga Futsal Amatir (LFA) bakal kehilangan salah satu tim pionirnya. Ini menyusul keputusan SFC Bulldozer mundur mulai LFA Jatim IV mendatang.

"Mulai LFA Jatim IV kami mundur, kami tidak ikut kompetisi. Tempat kami di Divisi I akan kami jual," kata Yordan Antonio, Pemilik SFC Bulldozer kepada surya.co.id, Sabtu (6/10) malam.

Disinggung apakah alasan mundur tersebut terkait anjloknya prestasi Bulldozer yang musim ini terpuruk di peringkat enam, Yordan membantah. Menurut Yordan, dia menarik timnya mundur dari LFA karena kondisi tim yang tidak bersahabat.

"Kami akan benahi dulu sistem manajemen, karena manajemen kami sekarang tidak sesolid dulu. Kami mundur selangkah untuk maju seratus langkah," jelasnya.

Meski meninggalkan LFA, bukan berarti Bulldozer bubar. Menurut Yordan, Bulldozer tetap ada termasuk akan rutin mengikuti berbagai turnamen. Namun, Yordan belum memikirkan apakah nantinya Bulldozer akan kembali ikut LFA lagi atau tidak.

"Tim kami tetap ada, karena Bulldozer tidak kami bubarkan. Kami akan ikut di turnamen-turnamen, soal apakah nantinya kami akan kembali ke LFA, kami belum berfikir ke arah sana," jelasnya.

Itu sebabnya, Yordan tidak menghalangi jika pemainnya memilih bergabung ke tim lain untuk berkarir lebih tinggi dengan ikut kompetisi LFA.

"Pemain kami beri pilihan. Kalau memang ingin pergi kami persilakan, demikian juga kalau ingin bertahan kami juga siap menampung," paparnya.

Sejak LFA bergulir prestasi Bulldozer terus menurun. Pada LFA Jatim I, tim asuhan Arif Anton Sujarwo itu menempati posisi kedua, posisi itu melorot ke peringkat tiga pada LFA Jatim II dan pada LFA Jatim III terpuruk di peringkat keenam.

Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved