Serie A Italia
Sanksi Dikurangi, Conte Kembali 9 Desember
Conte dicurigai terlibat mengatur skor menjadi imbang melawan Albinoleffe, namun ia membantah semua tuduhan
Penulis: Deddy Sukma | Editor: Deddy Sukma
Conte, yang membawa Juventus meraih Scudetto musim lalu, dikenai sanksi oleh FIGC (Federasi Sepak Bola Italia) sejak awal musim ini. Ia dinyatakan terlibat dalam pengaturan hasil pertandingan antara Siena melawan Albinoleffe di musim 2010/2011 silam.
“Keputusan mengurangi larangan memimpin Juventus selama 10 bulan menjadi 4 bulan itu, diberikan Pengadilan Arbitrase Olahraga Italia (Jumat). Kalau dihitung, berarti masa hukuman Conte berakhir pada 8 Desember. Ia bisa memimpin Juventus kembali sehari sesudahnya,” kata salah seorang pengacara Conte kepada Football-Italia.
Selama masa hukuman Conte musim ini, Juventus sudah bermain enam kali di Serie A namun masih memimpin klasemen sementara. Posisi Juventus sebagai pelatih sementara digantikan Massimo Carrera, namun Juventus sudah menang 5 kali dan sekali seri dari enam kali bermain, serta meraih 16 poin.
Larangan dari FIGC kepada Conte berawal dari skandal pengaturan skor dua musim silam, ketika ia masih melatih Siena di Serie B. Conte dicurigai terlibat mengatur skor menjadi imbang melawan Albinoleffe, namun ia membantah semua tuduhan.
Sedangkan pertimbangan dari panel Pengadilan Arbritase untuk mengurangi hukuman Conte adalah tetap memainkan striker Siena saat itu, Salvatore Mastronunzio untuk melawan Albinoleffe. Karena salah satu dasar pencekalan Conte adalah bahwa waktu itu ia didakwa sengaja menyimpan Mastronunzio agar Siena tidak menang.
Bagi Juventus, ini kabar menyenangkan namun tidak memuaskan mereka. Kubu Conte berencana kembali mengajukan banding agar hukuman sang pelatih dihapuskan sama sekali.
Juventus berharap Conte (43) bisa kembali memimpin dari sisi lapangan ketika partai Liga Champions melawan Shakhtar Donetsk, 5 Desember. football-italia