Tenis Shanghai Masters 2012

Ancaman Mati untuk Roger Federer

Pada 6 Oktober nanti, saya berencana membunuh Federer dengan tujuan memusnahkan olahraga tenis

Penulis: Deddy Sukma | Editor: Deddy Sukma
SURYA ONLINE, SHANGHAI - Petenis nomor satu dunia ATP, Roger Federer, menghadapi Novak Djokovic pada turnamen Shanghai Masters, Minggu (7/10), dengan perasaan tidak tenang. Petenis asal Swiss ini gundah karena baru mendapatkan ancaman pembunuhan dari seorang blogger melalui situs populer China.

Tak pelak, ancaman mati bagi Federer itu memaksa panpel Shanghai Masters memperketat pengamaman bagi Federer (31) dan para kontestan turnamen papan atas di agenda ATP tersebut.

"Pada 6 Oktober nanti, saya berencana membunuh Federer dengan tujuan memusnahkan olahraga tenis," demikian tulisan seorang blogger di situs baidu.com.

Yang mengerikan, pesan itu disertai ilustrasi di mana Federer terlihat terpotong dalam posisi berlutut, di depan seorang algojo bertopeng dan memegang kapak.

Panpel turnamen pun menanggapi serius ancaman mati itu dengan menambah pengamanan bagi para peserta turnamen.

"Kami berharap bahwa itu hanya ancaman lisan, dan bukan para fan yang melakukan tindakan tersebut. Namun kami anggap serius ancaman itu," kata direktur turnamen, Yang Yibin kepada Shanghai Youth Daily.

"Kami sudah menghubungi polisi dan akan meningkatkan pengamanan bagi Federer," tambahnya.

Yang mengungkapkan, Federer dan keluarganya langsung dibawa anggota panpel dan pengamanan dari bandara ke hotel di Shanghai begitu tiba di kota itu.

Ancaman bagi Federer itu mengingatkan pada kenangan tahun 1993 ketika Monica Seles ditikam oleh seorang pendukung Steffi Graf,  Gunter Parche, saat sedang bertanding. espnstar

Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved