Pilwali Batu
Tidak Libur, Warga Batu Nyoblos Pagi Hari
Harapan saya siapa pun yang terpilih, terus meningkatan pembangunan terutama di sektor pariwisata
Penulis: Siti Yuliana | Editor: Rudy Hartono
Dwi Katon Singoyudo, salah satu warga kelurahan Ngaglik memilih menyoblos pagi agar lebih cepat karena siangnya bekerja. Dwi merasa puas setelah menggunakan hak pilihnya itu.
"Lega karena sudah menyoblos. Harapan saya siapa pun yang terpilih, terus meningkatan pembangunan terutama di sektor pariwisata," tutur Dwi usai menyoblos, Selasa (2/10/2012).
Hal senada dikatakan Maman Adi Saputra. Suasana penyoblosan selalu kondisif seperti lima tahun lalu. "Senangnya tidak ada antrean," kata Maman.
Maman memilih pemimpin yang memiliki perhatian lebih terhadap agama, menaati dan menegakkan hukum, meningkatkan kesejahteraan rakyat, dan peduli terhadap lingkungan.
Meski demikian, masih ada sebagian warga yang memilih menggunakan hak pilihnya siang hari. Seperti Hasan Syamsuri, warga Kelurahan Ngaglik. Dia memilih menyoblos siang hari.
"Karena pagi kerja, jadi nyoblosnya siang. Para tetangga lainnya juga memilih siang," kata Hasan.
Hasan menginginkan pemimpin yang terpilih nanti bisa mengcover semua permasalahan Kota Batu. Seperti ekonomi dan meningkatkan infrastruktur Kota.
"Intinya melanjutkan pembangunan yang sudah ada sekarang. Pertanian juga harus ditingkatkan," tukasnya.
Diberitakan sebelummnya, Selasa (2/10/2012) hari ini warga Kota Batu melangsungkan pesta demokrasi. TPS sudah mulai melayani pencoblosan mulai pukul 07.00 WIB hingga 13.00 WIB. Untuk pemilihan kepala daerah kali ini, KPU menyediakan 399 Tempat Pemungutan Suara (TPS).