Tahun ini, Festival Kendedes Dipasangkan dengan Ken Arok
Festival Kendedes yang diselenggarakan Dinas Kebudayaan dan Pariwisata (Disbudpar) tahun ini, akan berbeda dengan tahun-tahun sebelumnya.
Penulis: Lailatul Maulidiyah | Editor: Heru Pramono
Para peserta nantinya diberi kebebasan untuk memaknai arti Kendedes saat festival 14 Oktober mendatang. Sehingga, panitia tidak menentukan peserta seperti apa dan bagaimana.
"Kami konsepnya Kendedes past dan future jadi kami menyerahkan sepenuhnya kepada peserta dalam memahami makna Kendedes," ujar Mukhlis, Ketua Panitia Festival Kendedes 2012, Minggu (30/9/2012).
Terkait harus ada Ken Arok, menurut Mukhlis, memang sebenarnya kita tidak boleh melupakan sosok Ken Arok, dan juga harus mengenang.
Nantinya para sosok Kendedes dan Ken Arok ini, akan dikirab mulai dari jalan simpang balapan hingga jalan pahlawan trip.
"Memang tidak terlalu jauh, tapi kami bisa memberikan dan menghidupkan sejarah," ujar Mukhlis.
Meski festival Kendedes kurang 15 hari lagi, panitia, dalam hal ini dinas Kebudayaan dan Pariwisata (Disbudbar) bekerja keras terus mengejar target peserta. Hingga saat ini, peserta yang terdaftar kurang dari 50 persen dari target peserta yang ditetapkan.
Menurut muklis, target peserta untuk tahun ini 60 kelompok, sedangkan yang terdaftar hingga hari ini masih 25 kelompok.
"Kami terus melakukan sosialisasi ke sekolah-sekolah dan instansi terkait masalah ini," ujarnya.
Didik Hidayat, Kabid sejarah, nilai tradisi, dan musium purbakala (jaranita), Disbudpar Kota Malang mengatakan Festival Kendedes ini harus dilaksanakan setiap tahun karena membantu meningkatkan kunjungan wisata.
"Ini juga untuk memberikan pelajaran sejarah kepada anak-anak," ujarnya.