Dikeroyok Orang Tak Dikenal, Nonot Tewas
Tiba-tiba mereka langsung menghajar Nonot ramai-ramai tanpa diketahui penyebabnya.
Penulis: Ahmad Amru Muiz | Editor: Satwika Rumeksa
Kasatreskrim Polres Nganjuk, AKP Anton Prasetyo membenarkan ditemukanya korban telah meninggal dunia dengan luka dikepala bagian belakang.
"Jenazah korban langsung dibawa ke RS Bhayangkara Kediri untuk menjalani otopsi. Dan Kami masih memburu para pelakunya,” kata Anton Prasetyo.
Sejumlah barang bukti, dikatakan Anton, telah diamankan dari lokasi kejadian. Seperti beberapa batu dan batu bata merah yang diduga digunakan oleh para pelaku untuk menghabisi korban.
Sedangkan dari informasi yang berhasil dikumpulkan, tewasnya Nonot berawal saat mengendarai sepeda motor Yamaha Vega nopol AG 5949 VT membonceng dua rekannya Rustam (30) warga desa Bulusari Kecamatan Tarokan dan Suwarno (32) warga Desa Sanan Kecamatan Pace.
Menurut Suwarno, mereka bertiga sebelumnya berada di warung kopi di tepi Jalan raya Kediri-Nganjuk. Sekitar pukul 01.30 WIB, ia dan Nonot mau pulang dan mereka berboncengan tiga.
Sesampai jalan umum Perumahan Mojo Permai di Dusun Kauman, tiba-tiba mereka dicegat oleh kawanan orang yang berjumlah lebih dari enam orang yang tidak dikenali wajahnya. Tiba-tiba mereka langsung menghajar Nonot ramai-ramai tanpa diketahui penyebabnya.
“Saya bersama Rustam berhasil lari ke jalan raya Kediri-Nganjuk,” ujar Suwarno pada petugas.
Sekitar 15 menit kemudian setelah pengeroyoknya kabur, ungkap Suwarno, ia dan Rustam kembali ke lokasi dan mendapati Nonot sudah tergeletak tak bernyawa dengan luka di kepala bagian belakang.
"Melihat korban tewas kami minta bantuan warga yang kebetulan berdatangan dan melapor ke Mapolsek Pace," tandas Suwarno.
Sejumlah polisi yang datang ke lokasi kejadian langsung melakukan identifikasi luar pada tubuh korban dan selanjutnya membawa tubuh korban ke RS Bhayangkara Kediri untuk diotopsi.