Rabu, 10 Juni 2026

Liga Prima Indonesia

Belum Ada Pemain Timnas di Seleksi Persebaya

Yang ada sudah bagus, dan kami tidak mengejar pemain hanya dari status kebintangannya

Tayang:
Penulis: Aji Bramastra | Editor: Deddy Sukma
zoom-inlihat foto Belum Ada Pemain Timnas di Seleksi Persebaya
surya/erfan hazransyah
Evan Dimas
SURYA ONLINE, SURABAYA - Seleksi Persebaya Surabaya, Sabtu (29/9), diikuti sedikitnya sepuluh pemain baru yang mencoba peruntungan untuk memakai kostum Tim Bajul Ijo di musim depan.

Ambil contoh Aris Alfiansyah (Persela), Cucu Hidayat, Wahyu Setianto (Persebaya DU), Trias Budi (Bontang FC), Arthur Fretz Assa (Persegres), Bejo Sugiantoro (Persidafon Dafonsoro), dan kiper PS Sumbawa Barat, Iqbal Hasballah. Semuanya tampil dalam latihan game yang berlangsung sekitar 30 menit.

Hanya, nama besar Persebaya ternyata tidak cukup kuat untuk menarik minat para pemain bintang. Dalam seleksi kemarin, belum juga ada pemain nasional yang minimal memiliki caps bersama Timnas.

Media officer Persebaya, Ram Surahman mengaku pihaknya tidak terlalu memikirkan hal tersebut. Menurutnya, tim pelatih tetap optimistis mampu membentuk skuad yang tangguh dengan pemain yang ada.

“Yang ada sudah bagus, dan kami tidak mengejar pemain hanya dari status kebintangannya,” dalih Ram.

Penampilan para pemain seleksi pun bisa dibilang hanya berlabel ‘rata-rata’. Dari para pemain di atas, hanya Trias Budi dan kiper Iqbal Hasballah, yang bisa dibilang layak mendapat acungan jempol.

Pun demikian dengan sesi latihan game, berlangsung menjemukan. Dari empat sesi latihan, hanya tercipta dua gol saja. Kalaupun ada sisi positif yang bisa diambil, adalah harapan dari pemain muda. Anggota tim sepak bola Jatim di PON XVIII, Evan Dimas misalnya, bermain cukup tenang, saat dicoba mengemban tugas sebagai gelandang bertahan.

“Mudah-mudahan tidak ada kendala. Saya sadar, tidak akan ada kesempatan kedua dalam seleksi ini. Jadi, harus beri yang terbaik atau tersisih,” ujar Evan.

Tidak hanya Evan, dua anggota Timnas U-22 Indonesia, Dany Saputra dan Bima Ragil kemarin juga bermain apik. Bersama rekan Evan di tim PON Jatim, Wage Dwi Aryo, mereka akan diberi kesempatan lagi di seleksi hari ini.

Nasib empat pemain muda ini, berkebalikan dengan para pemain junior yang melamar dari jalur kompetisi internal PSSI Surabaya. Bila di hari pertama hanya enam dari 43 pemain yang lolos, maka kemarin angka itu kembali mengerucut.

Menurut asisten pelatih Ahmad Rosidin, hanya satu orang pemain yang dianggap layak untuk ikut seleksi selanjutnya, yakni Jefri, dari klub kompetisi Kelas II, Anak Bangsa.

 Pemain yang berposisi bek tengah itu juga belum tentu lolos, karena akan kembali harus berebut tempat dengan para pemain senior lain. “Para pemain klub internal itu sebetulnya potensial, tetapi mereka memang harus bekerja lebih keras lagi untuk lolos. Kami tidak bisa memaksa,” ujar Rosidin. ***

Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved