Ritual Siraman Waranggono Kembali Digelar
Dalam ritual tahun ini, terhitung ada 95 Waranggono atau Sinder yang ikut dalam ritual rutin
Penulis: M Taufik | Editor: Satwika Rumeksa
Dalam ritual tahun ini, terhitung ada 95 Waranggono atau Sinder yang ikut dalam ritual rutin tahunan tersebut. Selain itu, juga ada sekitar 300 orang pengrawit atau pelaku senin Langen Tayub ikut dalam ritual ini.
“Tradisi kesenian dan budaya di Tuban harus selalu kita lestarikan dan kita jaga bersama supaya jangan sampai pudar. Salah satunya adalah tradisi siraman dan wisada pelaku seni Langen Tayub ini,” kata Wakil Bupati Tuban Noor Nahar Hussein saat membuka acara yang digelar di kompleks pemandian Bektiharjo, di Desa Bektiharjo, Kecamatan Semanding, Tuban ini.
Usai pembukaan, para waranggono dan pengrawit berjalan kaki beriringan menuju pemandian. Sesampai di dalam, mereka mengikuti ritual yang dipimpin salah satu sesepuh pemandian.
Dan selanjutnya, satu persatu pelaku seni itu bergantian membasuh wajahnya dan meminum air dari dalam sumur yang berada di tengah kolam pemandian Bektiharjo yang merupakan ritual puncak dalam ritual ini.
Ratusan warga nampak memadati kompleks pemandian menyaksikan ritual yang digelar setiap tahun ini. Sampai-sampai, mereka rela memanjat pagar dan pepohonan untuk melihat langsung prosesi ritual yang sedang digelar.