Jelang Pilwali Batu
Awasi Gerakan Kades Galang Dukungan
Pengalaman Pilkada di kabupaten/kota, kata Sugeng, gerakan-gerakan seperti itu seringkali ditemukan.
Penulis: Iksan Fauzi | Editor: Rudy Hartono
Pengalaman Pilkada di kabupaten/kota, kata Sugeng, gerakan-gerakan seperti itu seringkali ditemukan. Mulai pemberian barang lalu di dalamnya diselipkan uang dalam amplop dan amplopnya ada ajakan mencoblos atau sekedar memberi barang saja.
Sedangkan gerakan penggalangan massa oleh kepala desa kepada calon tertentu juga sangat masif. Biasanya, mereka menggerakkan perangkat-perangkat desa. Begitu juga dengan Pegawai Negeri Sipil (PNS) yang harusnya netral, seringkali tidak netral.
“Gerakan baik itu money politic (politik uang) maupun penggalangan massa oleh kepala desa dan PNS dilakukan pada malam hari saat masa tenang sampai hari H pencoblosan,” papar Sri Sugeng usai koordinasi dengan Desk Pilkada Provinsi, Desk Pilkada Batu, KPU Batu, dan Panwas Batu di gedung Bina Praja Pemkot Batu, Rabu (26/9/2012).
Sementara itu, coblosan Pilwali Batu akan diselenggarakan pada 2 Oktober atau kurang 7 hari lagi sejak sekarang.
Ketua KPU Batu, Bagyo Prasasti Prasetyo menyatakan, tidak ada perubahan jadwal coblosan. Dan semua logistik Pilwali sudah tersedia, kecuali surat suara hingga sekarang belum dicetak. Surat suara akan datang ke KPU diperkirakan Jumat (28/9/2012) pagi. Dan Sabtu (29/9) didistribusikan ke PPK.
“Sudah tidak ada masalah lagi, baik itu persiapanpersonil di lapangan maupun logistik. Mudah-mudahan berjalan lancar,” katanya.