Senin, 18 Mei 2026

PDAM Kota Malang Kekurangan Tandon Air

PDAM Kota Malang ternyata masih kekurangan tandon air untuk mengaliri konsumennya saat darurat.

Tayang:
Penulis: Lailatul Maulidiyah | Editor: Suyanto
zoom-inlihat foto PDAM Kota Malang Kekurangan Tandon Air
http://www.tender-indonesia.com
ilustrasi
SURYA Online, MALANG - PDAM Kota Malang ternyata masih kekurangan tandon air untuk mengaliri konsumennya saat darurat.

H. Jemianto, Direktur PDAM Kota Malang mengatakan idelanya untuk wilayah Kota Malang harus ada 14 tandon air. Namun, saat ini, Kota Malang masih memiliki 7 tandon air.Menurutnya, adanya beberapa tandon air tersebut sebagai antisipasi untuk kegiatan darurat.

Kegiatan darurat diantaranya yang pernah terjadi, salah satu tandon didaerah Wendit banjir, dan konsumen yang dialiri dari wilayah tersebut, tidak bisa dialiri, karena pompanya terpendam air.

"Jika ada tambahan tandon kan nantinya bisa dialiri dari tandon yang lain. Sehingga, tidak akan terjadi kekeringan," ujar Jemi, Senin (03/09/2012).

Tandon yang ada saat ini, mempunyai kapasitas 1.000 meter kubik hingga 5.000 meter kubik. Mulai tahun ini, PDAM menambah 3 tandon di tiga lokasi. Yakni Mojolang, Betek, dan Tidar. "Untuk tiga tandon yang baru ini, menggunakan water tank untuk mengirit anggaran," kata Jemi.

Menurutnya, untuk tandon yang berukuran 1.000 meter kubik, dengan menggunakan water tank biaya yang dibutuhkan hanya Rp 1,8 miliar. Sedangkan jika menggunakan beton, biayanya bisa menghabiskan puluhan miliar.

Untuk tandon yang di wilayah Mojolangu, berukuran 1.000 meter kubik. Sedangkan untuk tandon baru di daerah Betek ditambah 1.500 meter. Sedangkan untuk didaerah tidah ditambah 500 meter kubik, dari tandon yang ada dilokasi tersebut 200 meter.

Jemi menargetkan, ditahun 2016 PDAM Kota Malang sudah mempunyai 14 tandon air.

Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved