Persebaya Surabaya

Dua Persebaya Sama-Sama Irit Anggaran

pemain muda asli jebolan kompetisi internal Persebaya akan menjadi prioritas perekrutan di musim depan

Penulis: Aji Bramastra | Editor: Deddy Sukma
SURYA ONLINE, SURYA - Surabaya memiliki dua tim yang sama-sama beratribut hijau yaitu Persebaya Surabaya LPI dan Divisi Utama (Persebaya DU).

Ternyata untuk persiapan musim depan, dua Persebaya dari dua level kompetisi dan dua versi itu sama-sama mencanangkan penghematan anggaran alias mengencangkan ikat pinggang.

Rencana menghindari boros belanja pemain itu, terlihat. Dari kubu Persebaya LPI, Direktur PT Persebaya Indonesia, Cholid Goromah, menyatakan bahwa pemain muda asli jebolan kompetisi internal Persebaya akan menjadi prioritas perekrutan di musim depan.

Para pemain muda asli binaan Persebaya seperti Rendi Irwan, Taufiq, Andik Vermansyah, akan dipertahankan dalam tim. Begitu juga soal penambahan amunisi. Cholid mengatakan, sebisa mungkin, Persebaya akan memulangkan pemain produk kompetisi internal yang bermain bagus di tim lain.

Cholid menyebut contoh, gelandang Persela, Aris Alfiansyah, menjadi target yang dikejar. Aris dianggap menjadi kepingan puzzle yang hilang di Persebaya.

Pemain jebolan klub Sasana Bhakti (Sakti) Surabaya itu dianggap punya usia yang tidak terpaut jauh dari dua motor Persebaya saat ini, Rendi dan Andik. Nah, menyatukan ketiganya diperkirakan akan membuat lini tengah Persebaya semakin padu.

“Saya pikir, Aris punya potensi untuk lebih berkembang bila bermain di Persebaya. Dia bagus, punya karakter sebagai pemain yang ngotot dalam mencari bola,” puji Cholid, yang mengaku serius berusaha memulangkan kembali Aris ke Surabaya.

Persebaya DU setali tiga uang, ogah belanja mahal.  Mereka juga akan memprioritaskan tenaga muda sebagai pilar tim. Hal itu ditegaskan asisten manajer tim, Gangsar Yudhi.
“Kami sebetulnya baru membentuk tim akhir September. Tetapi besar kemungkinan, pemain muda yang menjadi bidikan utama. Apakah karena masalah penghematan anggaran? Saya rasa ada alasan yang lebih penting, yakni kami ingin tim ini menjadi tim penuh semangat,” ujar Gangsar.

Tim yang bermarkas di Dukuh Menanggal Surabaya ini baru mengamankan lima pemain muda mereka, yakni kiper Thomas Ryan Bayu, Wahyu Setianto, Bayu Nugroho, Wahyu Subo Seto, dan Abdul Malik. Sementara pemain andalan seperti Basuki, malah belum dipertahankan. ***

Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved