Olimpiade 2012

Usai Kemenangan Dramatis, Hulk Telantar di Stasiun KA

Kami pulang pukul 5 pagi (waktu setempat)! Dan saya sangat butuh tidur. Jadi saya terpaksa tidur di lantai

Penulis: Deddy Sukma | Editor: Deddy Sukma
Usai Kemenangan Dramatis, Hulk Telantar di Stasiun KA - Robert_Harting.jpg
Herald Sun
Robert Harting (Jerman)
SURYA ONLINE, LONDON - Atlet lempar cakram Jerman, Robert Harting, menjadi newsmaker di lintasan atletik Olimpiade London, Rabu (8/8), lewat aksi fenomenalnya usai meraih medali emas untuk negaranya.

Sayang, setelah selebrasinya itu, Harting mengalami antiklimaks yaitu harus telantar dengan tidur di stadium kereta api London!

Kasihan Harting. Atlet berusia 27 tahun ini memang membuat perayaan mengesankan usai memastikan tambahan satu medali emas untuk Jerman. Ia merobek-robek kostumnya bak aksi Incredible Hulk kemudian membawa bendera negaranya dan berlari sepanjang lintasan lari rintangan untuk menghibur 80.000 penonton di stadion.

Tidak hanya itu, Harting kemudian menaiki kalderon Olimpiade mencoba meraih salah satu obor yang menyala-nyala.

Ketika Harting merayakan lemparannya yang sejauh 68,27 meter itulah, ada segelintir orang iseng ikut beraksi. Ada pencuri yang memanfaatkan momen itu untuk menggondhol tas milik Harting, padahal tas itu berisi handphone, pakaian ganti, sepatu dan yang paling penting adalah kartu akreditasi alis ID-card.

Nah, kartu akreditasi resmi itu yang membuat Harting langsung ‘jatuh’ dari seorang bintang lapangan menjadi ‘gelandangan’ dalam semalam. Ia dilarang memasuki areal kampung atlet Olimpiade sehingga memilih bermalam di stasiun KA.

Ironisnya, Harting pun mengaku tertidur di lantai peron stasiun. Atlet berbobot 126 kilogram dan tinggi 6,7 kaki ini pun langsung loyo.

Lewat akun Twitter, Hulk merengek,” Puuh, saya baru dirampok saat beraksi untuk menghibur para pecinta atletik. Saya kehilangan barang-barang dan kartu akreditasi ke kampung atlet, tidak boleh masuk!”

Harting menuturkan, ia bersama rekan-rekan sesama kontingen Jerman kembali ke kampung atlet namun diusir staf Olimpiade. Alasannya ia tidak bisa menunjukkan dokumen resmi.

”Kami pulang pukul 5 pagi (waktu setempat)! Dan saya sangat butuh tidur. Jadi saya terpaksa tidur di lantai,” sesalnya. “Kejadian ini sangat menjengkelkan, namun tetap saya menjadi kisah lucu."

Harting yang tak terkalahkan di nomor lempar cakram selama dua tahun terakhir, baru meraih golden triple yaitu satu medali emas kejuaraan dunia dan dua emas Olimpiade.  Ia memang dikenal suka mengungkapkan kegembiraannya secara spontan.

“Rasanya luar biasa. Saya memimpikan prestasi ini sejak masih berusia 12 tahun,” ujar Harting. telegraph

Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved