Selasa, 9 Juni 2026

Olimpiade London 2012

Shahrkhani Catat Sejarah Bagi Perempuan Arab

Wojdan Shahrkhani menjadi wanita pertama Arab Saudi yang bertanding di Olimpiade saat dia turun di kelas +78kg judo di London.

Tayang:
Editor: Heru Pramono
zoom-inlihat foto Shahrkhani Catat Sejarah Bagi Perempuan Arab
foto:Reuters
Wojdan Shahrkhani sempat menolak bertanding jika harus melepas jilbab, dan akhirnya tetap berlaga dengan tutup kepala hitam.
SURYA Online, LONDON - Wojdan Shahrkhani menjadi wanita pertama Arab Saudi yang bertanding di Olimpiade saat dia turun di kelas +78 kg judo di London.

Selain mencetak sejarah sebagai atlet perempuan Arab Saudi pertama yang tampil di Olimpiade, dia juga sempat menjadi sorotan karena sempat menolak untuk tampil karena larangan menggunakan jilbab.

Tapi pejudo berusia 16 tahun ini kemudian tetp turun ke arena dengan menggunakan penutup kepala hitam saat tampil melawan pejudo Puerto Riko Melissa Mojica.

Meski kalah, Sharkhani mengaku tetap bangga dan mengharapkan ini menjadi era baru bagi atlet perempuan Arab Saudi.

"Semoga ini menjadi era baru,'' katanya.

"Saya sangat gugup, karena penonton yang sangat banyak,'' tambah Sharkhani.

"Sayangnya, kami tidak memenangkan medali, tetapi di masa depan kami bisa dan saya akan menjadi bintang bagi partisipasi wanita. Ini adalah kesempatan seumur hidup,'' kata remaja yang lahir di Mekkah ini.
Bangga   

Dalam pertandingan Jumat (3/8/2012) sore waktu Inggris dia menggunakan ban hitam meski sebenarnya dia baru meraih ban biru.

Pertandingan berlangsung lambat, dimana Shahrkhani terlihat bertahan dan berhati-hati saat melawan Mojica.

Pertandingan berakhir ketika pejudo Puerto Riko berhasil menjatuhkan Shahrkhani dengan nilai ippon.

Mojica sendiri usai pertandingan berkomentar bahwa setiap orang berhak untuk meyakini agama mereka masing-masing dan harus diberi kesempatan di Judo.

Shahrkani merupakan salah satu dari dua atlet perempuan Arab Saudi yang berkompetisi di London 2012, yang lainnya adalah Sarah Attar - kelahiran Amerika - yang turun di cabang atletik nomor 800 meter.

Shahrkhani sebenarnya tidak lolos kualifikasi Olimpiade tetapi mendapat undangan khusus dari Komite Olahraga Internasional, IOC.

Ayah Sharkhani, Ali Shahrkhani, seorang wasit judo, kepada Associated Press mengatakan dia ''menangis seperti bayi'' saat menyaksikan anaknya bertanding.

"Dia sangat senang dan tersenyum saat menyelesaikan pertandingan,'' kata Ali.

"Dia memeluk saya dan berkata: 'Ayah, saya melakukannya.' Saya sangat bangga.'' (bbc Indonesia)

Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved