Jelang Pilwali Batu

Polresta Batu Antisipasi 9 TPS Rawan

Kepala Polres Kota Batu, AKBP M Sumartono mengatakan, ada sembilan Tempat Pemungutan Suara (TPS) yang dianggap rawan.

Penulis: Iksan Fauzi | Editor: Rudy Hartono
SURYA Online, BATU - Kepala Polres Kota Batu, AKBP M Sumartono mengatakan, ada sembilan Tempat Pemungutan Suara (TPS) yang dianggap rawan. Karena itu akan dikerahkan pengamanan dengan jumlah personil lebih banyak pada saat Pilwali Batu kelak.

Yang dimaksudkan TPS rawan adalah jumlah pemilih besar, tingkat   kriminalitas tinggi, dan masyarakatnya heterogen.

"Salah satu contoh TPS rawan itu yang ada di Kelurahan Ngaglik, Kecamatan Batu, sekitar Pasar. Selebihnya, kami menunggu data TPS dari KPUD Batu untuk dianalisa lagi," terang AKBP Sumartono sebelum memimpin acara Pelatihan Pengamanan Pemungutan Suara Polres Batu Bersama Linmas Dalam rangka Pemilukada Kota batu 2012 di kantor Polresta Batu, Jumat (27/7/2012).

Pelatihan pengamanan TPS ini melibatkan 380 personil,100 Linmas, TNI,
tim kesehatan, dan 241 brimob yang ditempatkan di Polsek. Pola pengamanan, satu TPS diamankan satu polri dua linmas.

 Ada yang dua TPS dijaga satu polri dan empat linmas. Data sementara, jumlah TPS ada 399. Antara lain, 390 TPS dinilai aman dan sembilan TPS rawan.

Pada Pilwali kali ini, Polres Kota Batu mendapat dana pengamanan Rp
1,3 miliar dari Pemkot Batu. Termin pertama, dana yang digunakan sebesar Rp 600-an juta. 

Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved