Futsal PON
Venue Futsal Belum Rampung
Pelaksanaan PON XVIII Riau yang menyisakan waktu tidak lebih 2 bula
Venue-venue yang ada di sembilan kabupaten menjadi fokus panitia. Sebab untuk venue yang dibangun di Kota Pekanbaru sudah bisa dipantau. Hanya saja, daerah-daerah di luar Pekanbaru, progres pembangunan belum diketahui secara pasti.
Bidang Sarana dan Prasarana PB PON XVIII Riau pun menerjunkan tiga tim untuk berkeliling sembilan kabupaten tersebut untuk memantau secara langsung pembangunan venue. Sembilan kabupaten tersebut yakni Rokan Hulu, Kampar, Dumai, Bengkalis, Indragiri Hulu, Indragiri Hilir, Pelalawan dan Siak serta Kuansing. Rohil dan Meranti tidak ada pembangunan venue.
"Rabu (18/7/2012) tiga tim kita terjun ke daerah-daerah tempat lokasi pembangunan venue. Mereka akan melihat secara langsung progres pembangunan semua venue dan akan didokumentasikan," kata Ir H Aulia Azis, BE MM, Penanggungjawab Bidang Sarana dan Prasarana, Selasa (17/7/2012).
Tiga tim ini, kata Aulia, terdiri enam orang. Di satu kabupaten, masing-masing tim akan berada selama tiga hari. Diperkirakan, pekan depan sudah didapat hasil pemeriksaan di lapangan tersebut.
Turunnya tiga tim ini ke sembilan kabupaten juga ditengarai karena Bidang Sarana dan Prasarana PB PON XVIII Riau kurang yakin atas laporan sub PB PON yang ada di daerah-daerah. "Kita kurang yakin. Itu sebabnya kami turun langsung," ujarnya.
Dari sembilan kabupaten tersebut, yang paling dikhawatirkan Bidang Sarana dan Prasarana adalah venue futsal yang ada di Indragiri Hilir. Daerah lain, tidak terlalu masalah. "Yang paling kita khawatirkan itu Tembilan. Venue futsalnya belum selesai," ujarnya.
Dari laporan sub PB PON Inhil, untuk venue futsal, yang sudah selesai baru lapangan. Sedang tribun penonton belum selesai.
"Setelah kita lihat dan kita dokumentasikan, kita akan tanya langsung ke sub PB PON yang ada di daerah. Mereka sanggup atau tidak untuk melanjutkan. Kalau tak sanggup bira kita cari jalan keluar," ucapnya.
Misalnya, untuk venue futsal. Kalau pembangunan tribun tidak terkejar hingga pelaksanaan PON, bisa disiasati dengan pembangunan tenda. "Tribun kita ganti dengan tenda. Itu jalan paling terakhir," ujar Aulia mencoba memberi solusi.
Pemilihan tenda sebagai ganti tribun penonton jelas bakal menghebohkan. Namun, Aulia berharap tribun penonton bisa selesai sebelum pelaksanaan PON dimulai.