Nikmatnya Sego Bakar Beras Cerdas Khas Jember

Sembari berkunjung ke Jember untuk melihat festival Egrang atau Jember Fashion Carnaval (JFC), tidak lengkap jika tidak menikmati kuliner Jember.

Nikmatnya Sego Bakar Beras Cerdas Khas Jember
foto: Surya/ Sri Wahyunik
Sego Bakar Beras Cerdas
SURYA Online, JEMBER - Sembari berkunjung ke Jember untuk melihat festival Egrang atau Jember Fashion Carnaval (JFC), tentu tidak lengkap rasanya jika tidak menikmati kuliner Jember.

Salah satu penganan yang mungkin bisa dicoba adalah sego bakar beras
cerdas (bergas) di resto Mister Te, jalan Tawangmangu Kelurahan Tegalgede Kecamatan Sumbersari, Jember.

Sekilas, nama sego bakar tidak berbeda dengan suguhan sego bakar dari Bandung.

Namun ketika dikunyah, dipastikan rasanya beda karena komposisi sego
bakar yang satu ini berbeda dari sego bakar biasanya. "Yang membuatnya beda karena di dalamnya ada beras cerdas yang terbuat dari mocaf (modified cassava flour) atau tepung singkong," ujar Achmad Subagio, pengelola Mister Te yang juga dosen Fakultas Teknik Pertanian Universitas Jember.

Beras cerdas merupakan alternatif makanan pengganti beras yang kini
dikembangkan oleh Subagio dan timnya. Beras tersebut berkomposisi mocaf dan aneka rasa sayur juga komoditas lain seperti ubi ungu, wortel juga sawi.

Dari beras cerdas inilah kemudian diolah menjadi sego bakar. Beras
cerdas Mocaf dicampur sedikit beras biasa dibakar dalam bungkusan daun pisang. Hmm, rasanya yummy. Belum lagi topping aneka sayuran seperti wortel dan jagung manis menambah rasa lezat sego bakar Mister Te ini.

"Saatnya singkong kita nikmati lagi dengan rasa restoran. Dengan kita
mengkonsumsi mocaf ini, maka kita bisa mengurangi konsumsi kita akan beras yang makin hari makin tinggi," tegas Bagio.

Apalagi, gizi yang terkandung dalam beras cerdas mocaf tidak kalah
dengan beras atau gandum. "Mocaf memiliki kandungan mineral kalsium yang lebih tinggi dibandingkan dengan padi dan gandum, sehingga banyak kreasi olahan dari mocaf yang bisa diciptakan sebagai kuliner di Jember," tuturnya.

Beras cerdas ini kini sudah dilirik banyak kalangan. Bagio dan timnya
setidaknya harus menyediakan sekitar 100 kilogram untuk setiap 10 hari. Permintaan banyak datang dari kota besar seperti Jakarta.

Mumpung berkunjung ke Jember, yuk nikmati kelezatan sego bakar dari tepung singkong ala Jember.

Penulis: Sri Wahyunik
Editor: Heru Pramono
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved