Jelang Pilwali Batu

Cawawali Independen Solihin Minta Maaf

Calon Wakil Wali Kota (Cawawali) Batu dari jalur independen Solihin minta maaf kepada para warga

Penulis: Iksan Fauzi | Editor: Rudy Hartono
SURYA Online, BATU - Calon Wakil Wali Kota (Cawawali) Batu dari jalur independen Solihin minta maaf kepada para warga yang tidak mendukung tapi tercantum dalam daftar dukungan untuk maju Pilwali yang diserahkan ke KPUD. Permintaan maaf wak Mudin ini dilakukan di rumahnya, Kamis (5/7/2012) siang.

Solihin ikut mencalonkan diri berpasangan dengan Marsekal Pertama (Marsma) TNI AU Sugiarto. Dalam berkas perbaikan dukungan, pasangan ini menyerahkan 29.785 daftar orang-orang yang mendukung dengan menyertakan tanda tangan asli dan fotokopi KTP.

Namun, setelah Panitia Pemungutan Suara (PPS) memverifikasi administrasi, daftar dukungan itu terdapat banyak PNS padahal dalam peraturannya tidak boleh mendukung calon, nama Ketua Parpol Batu, serta banyak orang yang sudah meninggal.

Agar masalah ini tidak berlarut-larut, kata Solihin, tadi malam Sebanyak 120 relawannya dikumpulkan hingga pukul 00.00 WIB. "Saya tanya kepada relawan, apa ada yang memanipulasi data? ujar Solihin. Mereka menjawab tidak," terang  Solihin.

Ia menceritakan,  relawan kerja door to door. Mereka minta tanda tangan ke orang yang mendukung. Lalu, ia pun heran tiba-tiba muncul nama Ashar Chilmi (anggota KPUD Batu), Norma Ningsih (Ketua DPC Demokrat), Cahyo Edy Purnomo (Ketua DPC PDIP), PNS, dan orang yang sudah meninggal.

"Saya tidak habis fikir, siapa Yang memasukkan mereka," ujarnya.

Solihin menduga, munculnya masalah pencatutan orang yang tidak mendukung itu realita dari relawan sebelumnya berbenturan semua. Ada indikasi mereka ditawari Rp 250 juta agar menggagalkan pasangan Sugiarto-Solihin tidak lolos.

"Tim saya sempat pecah karena diobrak-abrik. Tapi kami tetap saja berhasil mengumpulkan dukungan itu. Karena, sebelum menyerahkan dukungan ke KPUD, saya menyadarkan relawan dengan persuasif bahwa ini adalah perjuangan," belanya.

Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved