Senin, 20 April 2026

Sekkota Turun Tangan, Kayla pun Diterima di SDN Sawojajar 1

Akhirnya Kayla Diterima di SDN Sawojajar 1

Penulis: Zainuddin | Editor: Suyanto
SURYA Online, MALANG - Kayla Patria Syahnanda (7) akhirnya bisa mengenyam pendidikan di SDN Sawojajar 1 setelah Sekkot Malang, Sofwan turun tangan.

Setelah kabar tidak diterimanya Kayla ini mencuat ke media massa, Sofwan langsung menelpon Kepala SDN Sawojajar 1, Dra Bettin Juniaria Herina Sutrisnawati. Dalam pembicaraan via telepon itu, Sofwan berniat mengangkat Kayla sebagai anak angkatnya.

Namun Bettin menepis tudingan alasan diterimanya Kayla karena sudah diangkat menjadi anak angkat oleh Sofwan. Tapi dia juga tidak mengungkap alasan pihak sekolah menerima Kayla.

Dia menjelaskan dalam penerimaan peserta didik baru (PPDB) tahun ini, pihaknya hanya menyediakan dua ruang kelas saja. Idealnya dua kelas ini hanya cukup untuk menampung 80 siswa. Menurutnya dari kuota yang tersedia itu, Dinas Pendidikan (Disdik) Kota Malang mempersilakan sekolah bila ingin menerima siswa dari luar daerah sekitar. “Tapi ketentuannya maksimal 10 persen. Jadi kami seharusnya hanya bisa menerima delapan siswa dari luar Sawojajar,” kata Bettin, Sabtu (30/6/2012).

Makanya panitia PPDB menggunakan sistem ranking bagi siswa luar Sawojajar yang mendaftar. Dalam tahun ajaran 2012/2013, ada sekitar 30 siswa luar Sawojajar yang berminat sekolah di SDN Sawojajar 1. Dari informasi yang dihimpun, Kayla tidak termasuk dalam delapan besar. Bahkan namanya tercantum di urutan bawah siswa luar Sawojajar yang lulus tes.

Apapun alasan sekolah menerima Kayla, sang ayah Kifli Ismunandar (56) mengaku senang anaknya bisa diterima di SDN Sawojajar 1. Dia sempat bingung menyekolahkan anaknya bila tidak diterima di sekolah tersebut. Apalagi semua SD Negeri sudah menutup pendaftaran. Dia sengaja memilih SDN Sawojajar 1 untuk menyekolahkan anaknya bukan karena dekat dengan rumahnya di Jl Kapipramuja IV 18 B Desa Sekarpuro, Kecamatan Pakis, Kabupaten Malang saja. “Saya dengar sekolah ini sangat bagus. Orangtua mana sih yang tidak ingin anaknya sekolah di sekolah favorit,” kata Kifli.

Setelah mendapat kepastian ini, Kifli dan istrinya, Sholehah (31) datang ke sekolah untuk mengurus administrasi sekolah. Dihadapan Sekretaris Komite SDN Sawojajar 1, Mulyono, orantua Kayla mengisi semua formulir dan melampirkan surat-surat yang dibutuhkan.

Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved