Perjalanan Fifin

Kamera Bolong

Perjalanan ke Sukamade butuh energi besar. Kopitan di Jember menjadi pembuka sarapan saat subuh.

Penulis: Endah Imawati | Editor: Endah Imawati
SURYA Online, SURABAYA - Berawal dari keinginan untuk memanfaatkan liburan panjang, kami memilih ‘blusukan’ ke daerah ujung paling timur pulau Jawa. Bersama Greta, nama taft kesayangan pasangan Yogie dan Lia, kami berempat menembus jalanan Surabaya menuju Jember di Rabu malam.

Yogie dan Lia adalah pasangan yang sudah saya kenal sebelum mereka menikah. Saya mengenal mereka sebagai teman dolan, teman bermain. Mereka berdua hobi mbolang sejak zaman batu. Ada satu nama lagi, Anez, si item keriting yang berprofesi sebagai tour guide bule-bule di Indonesia, jelas suka dolan, tetapi tetap saja tiap mau berangkat, harus dirayu-rayu dulu. Nanti kalau sudah sampai di tempat tujuan baru ketawa-ketiwi.

Saya sendiri suka dolan, entah sendiri, entah rame-rame. Apalagi kalau tempat wisata itu baru. Jadi bisa pamer sana-sini, “Aku dah pernah ke sana loh!”

Beberapa hal yang sama rasa dari kami berempat adalah memilih istirahat di tenda dan menyatu dengan alam daripada tidur di home stay, memilih hidden place, yang belum banyak orang tahu tentang tempat wisata tersebut dan so pasti… semakin ekstrem, semakin menarik untuk kami.

Go… go… go… gas terus ditancap. GPS di-setting menuju arah Sukamade, Banyuwangi. Musik sedikit dikeraskan…”I want to break free… I want to break free…” dan mulailah dengan aktivitas masing-masing. Ada yang menyetir, ada yang ikut nyanyi-nyanyi, ada yang merebahkan kepala bersiap tidur untuk nge-charge energi, ada yang masih sibuk autis dengan ponselnya.

Saat subuh, kami mulai memasuki kota Jember. Yogie mengajak ke salah satu tempat favoritnya di Jember, yaitu sarapan kopitan (singkatan dari kopi dan ketan). Kopi hitam pekat disajikan panas plus ketan dengan taburan kelapa parut dan bubuk ketan. Satu hal yang spesial, ada tempe goreng ikut disajikan bersama ketan. Semuanya serasa begitu nikmat sebagai sarapan pagi. Lokasinya ngemper di Jl Sultan Agung, tetapi suasananya begitu hangat, termasuk sapaan dari penjualnya, dengan sedikit dialek Madura.

Anez menanggapi dengan senang. Anez orang Surabaya asli. Kemampuannya belajar bahasa lumayan cepat. Karena itu, ia langsung dapat berkomunikasi dengan penjual kopitan.

Setelah cukup istirahat dan meluruskan kaki, perjalanan lanjut menuju Jajag, kota terakhir sebelum memasuki negeri antah berantah. Di Jajag, kami mampir di warung untuk melengkapi perbekalan, termasuk belanja sayur mayur untuk tambahan menu kami saat camping.

Go… go… go… sampailah kami di Desa Rajegwesi. Desa yang indah. Itu merupakan pemukiman nelayan dengan hamparan laut biru di depan, kapal-kapal nelayan yang bersandar, bebek dan ayam yang bermain-main di pekarangan.

Saatnya berfoto-foto. Kamera DSLR dengan dua lensa yang sudah saya siapkan sejak dari Surabaya siap dioperasikan. Saya sudah membayangkan akan mendapat foto alami tentang bebek, ayam, pekarangan, sekaligus saya yang menjadi modelnya. Akan tetapi, terjadi sebuah kebodohan yang tidak akan saya lupakan seumur hidup. Kamera DSLR yang gagah itu duduk manis di tas tanpa sebuah memory card!

Oh… no…! Anez langsung punya kesempatan untuk jahil dan memanfaatkan kebodohan saya sebagai bahan pembicaraan selama perjalanan. Hiks… untungnya Yogie juga bawa kamera DSLR lengkap selengkap-lengkapnya. Jadi tetap bisa narsis.

Untuk menghibur diri, siang itu saya makan banyak di warung. Terlihat yang lain juga lekoh menyantap menu makan siang sederhana khas desa nelayan.

Sebelum melanjutkan perjalanan kembali, seorang penduduk menawarkan ikan tangkapannya. Kami beli sebagai tambahan bekal santapan nanti malam. Saya tahu, di tujuan perjalanan di Sukamade, disediakan dapur umum untuk para pengunjung yang ingin memasak.

Ikan tangkapan itu membuat perasaan dongkol karena urusan memory card jadi berkurang. Saya berjanji akan memasak ikan itu dengan enak di Sukamade, untuk menebus kesalahan besar tentang kamera bolong.

Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved