Kamis, 30 April 2026

Cangkang Kerang Bernilai Miliaran Rupiah

Setelah pupuk bersubsidi hendak dikirim ke Malaysia, kini Direktorat Jenderal Bea Cukai (DJBC) Jatim 1 menggagalkan

Tayang:
Penulis: Haorrahman | Editor: Suyanto
SURYA Online, SURABAYA - Setelah pupuk bersubsidi hendak dikirim ke Malaysia, kini Direktorat Jenderal Bea Cukai (DJBC) Jatim 1 menggagalkan penyelundupan sekitar 40 ton cangkang kerang, bernilai miliaran rupiah, yang akan dikirim ke China.

Eko Darmanto, Kabid Penindakan Dan Penyidikan Kanwil Dirjen Bea Cukai Jatim I mengatakan, terdapat ribuan jenis cangkang kerang yang hendak dikirim ke China. Berdasarkan informasi, satu jenis kerang, seperti kerang kepala kambing, satu buah jika dijual di pasaran luar negeri senilai 40-80 US Dollar atau sekitar Rp 500 ribu. Dengan demikian, ribuan cangkang kerang ini bernilai miliaran," kata Eko.

Petugas berhasil mengamankan, Kerang Kepala Kambing (Cassis Cornuta) sebanyak 1.586 karton berisi 20.515 buah, Nautillus Berongga (Nautilus Pompilus) sebanyak 16 karton atau 485 buah, Triton Terompet (Cheronia Tritonis) 204 buah, Cymbiola Nobilis 2.849 kilogram, Syrinx Aruanus sebanyak 768 buah.

Eko menjelaskan, barang yang akan diekspor tersebut berdasarkan Peraturan Pemerintah Nomor 7 tahun 1999, termasuk dalam hewan yang dilindungi dan tidak diperbolehkan untuk dikeluarkan dari tempat di Indonesia ke tempat lain di dalam atau di luar Indonesia.

Berdasarkan analisa intelejen, pihak ekportir CV Sindong Karsa Manunggal, menuliskan laporan jenis barang sea shell, tapi tidak dijelaskan detil jenis barang apa yang akan diekspor. "Barang-barang ini, diambil dari ekosistemnya saja tidak boleh, apalagi di ekpor. Lama-lama miskin Indonesia," tambah Eko.

Tidak jelas dari mana satwa-satwa dilindungi tersebut. Menurut Eko, ada beberapa wilayah seperti perairan Sulawesi, Aru, Tarakan, Asahan, sedangkan di Jatim juga terdapat di perairan Situbondo dan Banyuwangi. Ini merupakan tangkapan pertama tahun ini.

Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved