Futsal HUT Surabaya
Elang Dispora dan Nepsen Berebut Juara
Permainan cepat yang diperagakan Elang Dispora, mampu mengantarkan mere
Penulis: Eko Darmoko | Editor: Eko Supriyanto
Di partai final, Elang Dispora akan bertemu Nepsen yang pada semifinal lainnya sukses menggasak Indo Man Utd, 2-1. Dua gol Nepsen dikemas Feri Budi dan Cahyo, sedangkan gol Indo Man Utd dicetak Afif. Partai final ini akan digelar Kamis (31/5/12), pukul 16.00 WIB.
Pelatih Elang Dispora, Ricky Poetiray, mengakui Nepsen adalah lawan berat. Selain itu, skill individu pemain Nepsen juga layak diacungi dua jempol. “Pemain Nepsen memiliki kemampuan yang bagus. Mereka tim kuat, namun bukan berarti kami tidak mampu mengimbangi permainan mereka,” terang Ricky, Rabu (30/5/12).
Menurut Ricky, untuk menghadapi Nepsen, hal yang harus diperhatikan adalah stamina pemainnya. Pasalnya, stamina pemainnya sudah terkuras di perempat final dan semifinal yang dilangsungkan dalam sehari. Apalagi, final digelar esok harinya tanpa ada waktu istirahat. "Ini sangat menguras energi pemain,” katanya.
Namun, Ricky optimistis tim asuhannya akan disiplin, sehingga bisa menjaga kondisi agar bugar jelang final. Persoalan stamina ini juga menjadi kendala bagi tim Nepsen. Manajer Nepsen, Haidir Ahmad, menerangkan, usai pertandingan semifinal, ia langsung menginstruksikan pemainnya agar istirahat full. “Biarkan mereka istirahat full, agar bugar saat di final,” katanya.
Haidir mengaku, stamina pemain Elang Dispora lebih bagus ketimbang timnya. Pasalnya, kebanyakan pemain Elang Dispora usia lebih muda jika dibandingkan dengan rata-rata usia pemain Nepsen. Selain itu, karena usia pemain lawan masih muda, Haidir mengakui, mereka juga tentunya memiliki kecepatan yang bagus. “Kecepatan Elang Dispora sempat merepotkan pemain Prambanan saat semifinal tadi,” katanya.
Disinggung strategi apa yang akan digunakannya, ia mengatakan, akan menginstruksikan pemainnya untuk sering-sering melakukan shooting jarak jauh, serta membenahi lini belakang. “Saat Nepsen melawan Indo Man Utd, kita kecolongan satu gol karena lini belakang yang jelek. Makanya kami akan membenahinya dan agar tidak terulang di partai final,” imbuhnya.