Parenting

Membuat Matematika Jadi Menyenangkan

Ada banyak cara mengenalkan matematika kepada anak. Sambil bermain, anak akan belajar.

Penulis: Endah Imawati | Editor: Endah Imawati
Membuat Matematika Jadi Menyenangkan
tpgimages
SURYA Online, SURABAYA - Matematika menyeramkan? Melihat pengalaman masa lalu, seharusnya itu tidak terulang pada anak-anak sekarang. Mengenalkan matematika pada anak tak harus dengan menyodorkan buku latihan. Pengenalan ini bisa dimulai sejak balita.

Jangan salah, dengan cara sangat sederhana sebenarnya anak sudah belajar berhitung. Menurut psikolog Glenn Doman, fungsi otak yang memiliki kemampuan menyerap informasi yang luar biasa pada seorang anak menunjukkan betapa mudahnya mengajak balita mengenal angka dan menjadikan proses belajar itu menyenangkan. Ini karena pada masa tiga tahun pertama, otak balita mengalami perkembangan pesat.

Mengenalkan jumlah menjadi pengenalan dasar. Ajak anak menghitung jumlah bonekanya. Bertahap, kenalkan pada angka lima. Pengenalan ini harus dilakukan sambil bermain. Misalnya untuk mengenalkan bentuk, minta anak yang sudah bersekolah memilah kaus kakinya.

“Coba cari kaus kaki ayah yang seperti ini. Coba pasangkan kaus kakimu. Kalau sudah, ada berapa kaus kaki  sekarang?”

Ajakan seperti ini sekaligus untuk melatih motorik halusnya memilah kaus kaki, merasakan berbagai jenis kain dengan ujung jarinya, dan berlatih membandingkan. Anak-anak juga belajar mengenal lebih besar dan lebih kecil.

Jika anak bertipe kinestetik yang sulit bersikap tenang dalam waktu tertentu, acara bermain angka bisa dilakukan sambil loncat tali. Minta anak meloncat dua kali. Minta anak meloncat lima kali, bila dia sudah tahu konsep meloncat dengan hitungan lebih sedikit.

Saat mandi adalah saat bermain matematika. Biarkan anak menghitung berapa cangkir air yang cukup memenuhi gayung. Minta anak menghitung. Jika sudah bisa, ganti gayung dengan wadah lain. Acara belajar matematika pun menjadi menyenangkan.

Sebaiknya orang tua tidak menuntut hasil yang cepat. Karena itu orang tua memang harus sabar dan kreatif menciptakan aktivitas yang membuat anak senang sekaligus menikmati belajar matematika.

  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    berita POPULER

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved