Tato

Pastikan Alat Menato Bersegel

Hati-hati memilih tempat menato

Penulis: Marta Nurfaidah | Editor: Endah Imawati
zoom-inlihat foto Pastikan Alat Menato Bersegel
dok pribadi
Ica Yakuza dengan tato di punggung
Perlu dicermati kondisi studio tato terlebih dulu sebelum menetapkan hati untuk membuat tato. Si pembuat tato atau tattoo artist sebaiknya memiliki sertifikat yang dikeluarkan Indonesia Sub-Culture (ISC), sebuah perkumpulan tattoo artist dan piercer profesional di Indonesia.
“Imej tato sudah berubah. Yang dulu dinilai berkenaan dengan hal-hal negatif, sekarang lebih dianggap seni,” kata Sony, tattoo artist di Irezumi Tattoo Studio di PTC Surabaya.
Memperkuat imej tadi, maka ISC membuat standarisasi terkait tattoo collector dan tattoo artist-nya. Sertifikat akan diberikan kepada si tattoo artist jika sudah memenuhi persyaratan yang ditetapkan ISC.
Aturan yang dimaksud bagi tattoo collector antara lain dua hari sebelum ditato harus beristirahat di bawah pukul 24.00, tidak baru sembuh dari sakit, bukan penderita penyakit diabetes atau jantung, sudah makan, tidak mengonsumsi alkohol, dan obat-obatan. Mereka yang berusia di bawah 18 tahun tidak diperbolehkan menato tubuhnya, kecuali atas izin atau diantar orang tua. Kulit yang ingin ditato juga sebaiknya bukan area bekas tato yang sudah dihapus.
“Calon klien harus mengisi formulir yang berisi data pribadinya termasuk penyakit yang dimiliki,” tegas Sony. Menurutnya, penularan penyakit tidak akan terjadi selama standarisasi dipatuhi.
Tattoo artist juga perlu memperhatikan beberapa hal untuk keamanan kliennya. Jarum tato sebaiknya digunakan sebelum tanggal kedaluwarsa, dan proses sterilisasi dilakukan sebelum dipakai. Yaitu sterilisasi kering dengan mesin pemanas (autoclave), atau basah yang melalui proses perebusan dan pemberian cairan desinfektan.
“Jarum dan peralatan tato harus masih tersegel,” imbuh Bento, tattoo artist dari Allien's Tattoo Studio di Royal Plaza Surabaya. Semua peralatan itu diimpor dari Amerika Serikat dan berstandar internasional.
Untuk kawasan Surabaya, saat ini terdapat 30 tattoo artist yang tergabung dalam Surabaya Tattoo Art Community (STAC). Sebagai sebuah organisasi, STAC juga membuat peraturan tertentu. Mereka mempunyai divisi yang acapkali memeriksa studio tato apakah ada pelanggaran.
“Tiga kali pelanggaran, mereka akan memperoleh teguran dari STAC atau ISC,” ungkap Sony. Tato bukan main-main, tetapi hal serius sehingga para pengelola studio tato dan tattoo artist tidak  boleh meremehkan peraturan yang sudah dibuat.
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved