Liga Prima Indonesia
Pemain Pilar Pergi, Kekuatan Persebaya Terus Berkurang
Menghadapi padatnya jadwal selama Mei dan keterbatasan jumlah pemain pilar, menjaga ritme adalah solusinya.
Penulis: Fatkhul Alami | Editor: Deddy Sukma
Mengingat krisis pemain yang dialami Tim Bajul Ijo untuk melakoni pertandingan Liga Prima Indonesia (LPI), semakin parah bahkan kini juga terancam rapuh saat turun di Piala Indonesia 2012.
Persebaya ditinggal beberapa pemain intinya yang dipanggil mengikuti seleksi timnas Indonesia. Antara lain kiper Endra Prasetya, M Taufiq, dan Rendi Irwan. Ketiga pemain itu merupakan roh permainan selama ini.
"Kami butuh mereka (Endra, Taufiq dan Rendi). Tetapi mereka sedang dibutuhkan timnas," sebut Divaldo yang ditemui di Stadion Gelora 10 Nopember Surabaya, Kamis (3/5).
Ya, Persebaya harus menjalani rangkaian pertandingan yang padat selama bulan Mei. Lima pertandingan harus dilakoni Eroll Iba dkk, baik itu di kancah LPI, PI maupun plaga persahabatan melawan tim Malaysia, Negeri Sembilan FA.
Laga Persebaya di PI dimulai dengan away ke Lhokseumawe melawan PSLS, 8 Mei mendatang. Lalu LPI akan kembali ke Surabaya dan ditunggu Bontang FC, 13 Mei. Tanggal 19 Mei, Persebaya jalani leg II lawan Negeri Sembilan FA.
Selain tiga pemain, Andik Vermansyah juga tak bisa tampil penuh. Andik akan bergabung dengan Timnas U-23 yang melawan Inter Milan di Jakarta, 24 Mei.
"Saya bangga mereka ikut ke timnas, tetapi sedih karena pemain-pemain itu tidak ada," kata Divaldo.
Mau tak mau langkah darurat diambil Divaldo dengan menyiapkan beberapa pemain antara lain Rian Wahyu, Aulia Ardli, Dimas Galih maupun Feri Ariawan.
"Kami harus memaksimalkan pemain yang tersisa. Kami harus tetap fight mencari kemenangan," imbuh pelatih asal Portugal ini.
Menghadapi padatnya jadwal selama Mei dan keterbatasan jumlah pemain pilar, menjaga ritme adalah solusinya. "Saat di Makassar, kami melihat fisik turun. Mental pemain masih bagus namun harus situasi yang mengganggu mental harus dihilangkan," jelas Divaldo. ***