Hari Buruh Sedunia
Polda Siapkan Dua Per Tiga Pasukan
Kapolda Jatim Inspektur Jenderal Hadiatmoko memerintahkan 2/3 atau 40.998 personel kepolisian untuk mengamankan "May Day" di Jawa Timur
Penulis: Adrianus Adhi | Editor: Heru Pramono
Hadiatmoko mengatakan dari jumlah tersebut, 3.000 polisi tetap berada di Polda Jatim. Mereka disiapkan on call. “Jika dibutuhkan sewaktu-waktu mereka akan siap,” kata Hadiatmoko di Mapolda Jatim.
Ada beberapa langkah penanganan demonstrasi kali ini. Selain menerapkan pola pengamanan terbuka dan tertutup, polisi juga akan melakukan penyekatan demonstran di titik-titik perbatasan kota. Penyekatan ini dimaksudkan untuk menghalau penumpukan demonstran di satu kota hingga membuat kemacetan.
Hal ini terpaksa dilakukan polisi setelah terjadi beberapa kali penghentian arus lalu lintas di kota Surabaya. Kali ini polisi seperti tak mau ambil resiko kembali.
Hadiatmoko berharap demonstrasi yang dilakukan para buruh berjalan aman dan kondusif. “Sebab jawa Timur termasuk yang paling kondusif sampai saat ini,” kata Hadiatmoko.
Kasubdit Penmas Polda Jatim AKBP Suhartoyo menjelaskan, pengaman terbuka dilakukan oleh polisi berseragam dan tertutup dilakukan oleh polisi berpakaian sipil.
“Jumlah personelnya masih tetap, belum ada perubahan dari rencana semula,” kata Suhartoyo melalui selulernya, Senin (30/4/2012).
Dari data yang dihimpun di Polda Jatim diperkirakan ada 79.000 demonstran dari 17 organisasi atau elemen buruh akan tumpah ruah dan memenuhi di berbagai kota di Jawa Timur. Dari jumlah diprediksi akan ada 25.000 diantaranya melakukan aksi di Kota Surabaya, 20.000 demonstran melakukan aksi di Gresik, 7000 demonstran melakukan aksi di Sidoarjo dan sisanya tersebar di lima kabupaten kota di Jawa Timur.
"Kami menerima pemberitahuan aksi di Jember ada 3.650 demonstran yang terdiri dari lima elemen, sedangkan di Jombang ada 3.000 orang dari satu elemen," katanya.
Sementara itu, elemen yang akan terlibat diantaranya adalah Serikat Buruh Jatim, Serikat Buruh Surabaya, Aliansi Buruh Jatim, Soliaritas Buruh (So PBSI), Konfederasi SPSI, SPBI Komite Wilayah, Sarbumusi, SPN, SPSI, Serikat Buruh Migran, serta buruh dari PT MBM dan PT Playwood Indonesia.
Menurut Suhartoyo, para demonstran akan menuju ke Gedung Negara Grahadi, Kantor Gubernuran, DPRD se-Jatim, Kantor Pemkab/Pemkot se-Jatim, Disnakertrans se-Jatim untuk menyampaikan pendapatnya.
“Titik-titik ini akan dijaga dengan ketat oleh anggota,” katanya.
Suhartoyo mengatakan polisi juga diback up anggota TNI untuk menjaga demonstrasi ini. “Mereka siap jika dibutuhkan sewaktu-waktu,” katanya.k4