Sabtu, 23 Mei 2026

Hari Buruh Sedunia

50 Ribu Buruh Akan Duduki Kantor Gubernur

Sementara itu, massa buruh dari berbagai elemen yang menggelar demonstrasi memperingati Hari Buruh Sedunia atau May Day .

Tayang:
Penulis: Mujib Anwar | Editor: Heru Pramono
SURYA Online, SURABAYA - Massa buruh dari berbagai elemen yang menggelar demonstrasi memperingati Hari Buruh Sedunia atau May Day diperkirakan mencapai 50 ribu. Mereka menamakan diri Aliansi Buruh Jatim (ABJ).

Koordinator ABJ sekaligus Koordinator Aksi May Day Jamaluddin mengatakan, 50 ribu massa yang turun ke jalan berasal dari Surabaya, Gresik, Sidoarjo, Mojokerto, Pasuruan, dan perwakilan dari sejumlah daerah lain di Jatim. Selain dari delapan organisasi buruh, seperti Konfederasi Serikat Pekerja Indonesia Jatim, Federasi Serikat Pekerja Metal Indonesia (FSPMI), Asosisasi Serikat Pekerja Idonesia (Aspek), dan Federasi Serikat Pekerja Kimia, Energi dan Pertambangan (F.SP.KEP), massa yang turun juga berasal dari organisasi kemahasiswaan, Persatuan Guru Republik Indonesia (PGRI), dan LSM.

”Titik konsentrasi akan kita pusatkan di Gedung Grahadi dan Kantor Gubernur,” ujarnya, kepada Surya, Senin (30/4/2012).

Sebelum menggelar aksi di Surabaya, massa buruh dari daerah akan menggelar aksi terlebih dahulu di kawasan industri dan kantor bupati/wali kota di wilayah masing-masing. Ada lima tuntutan utama yang diusung, pertama laksanakan sistem jaminan kesehatan seumur hidup uintuk rakyat per 1 Januari 2014. Kedua, jalankan sistem jaminan pensiun mulai 1 Juni 2015. Ketiga, hapus sistem outsourching dan bubarkan semua perusahaan penyediaan jasa pekerja (PPJP), angkat buruh outsourching jadi karyawan tetap. Keempat, lawan upah murah dan tetapkan upah layak serta revisi Permenaker 17/2005 tentang KHL. Tetapkan upah sektoral di Jatim mulai 1 Januari 2013. Kelima, tolak kenaikan BBM, wujudkan pendidikan, kesehatan, perumahan murah dan gratis untuk rakyat.

Jamaluddin minta Gubernur besikap gentle dan berani menemui massa buruh. Dirinya mengancam akan menduduki Kantor Gubernur di Jalan Pahlawan Surabaya jika Gubernur tidak mau menemui buruh. ”Kita sudah koordinasi dan sudah sepakat itu,” tegasnya.

Gubernur Soekarwo menegaskan, pihaknya berjanji akan menemui massa dan perwakilan buruh yang akan menyampaikan aspirasi memperingatai may day.

”Yang demo di Grahadi akan saya temui. Sedang di Kantor Gubernur akan ditemui Gus Ipul (Wakil Gubernur),” tegasnya, usai sidang paripurna di Gedung DPRD Jatim.

Orang nomor satu di Jatim ini minta, aksi besar-besaran buruh hari ini berjalan tertib dan lancar. ”Silahkan menggelar aksi, yang penting tidak anarkis,” ingatnya.

Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved