Liga Prima Indonesia
Gawat, Cedera Mulai Sambangi Andik Vermansyah
Andik pun mengaku merasakan sakit di kaki kanannya. Ia menyebut, diminta melakukan terapi dan istirahat
Dua pemain Tim Bajul Ijo, yaitu Andik Vermansyah dan Walter Brizuela, mengalami cedera dalam laga yang diselenggarakan di Stadion Andi Mattalata, Ujung Pandang itu.
Pelatih Divaldo Alves menyebut Andik mengalami cedera hamstring. Apa yang disampaikan Divaldo itu jelas menjadi kabar buruk buat Persebaya, mengingat penyembuhan hamstring biasanya memakan waktu lama.
“Karena Andik cedera, maka saya ganti dengan Rian Wahyu,” kata Divaldo, menjelaskan alasannya menarik Andik saat Persebaya justru baru kemasukan gol kedua PSM.
Andik pun mengaku merasakan sakit di kaki kanannya. Ia menyebut, diminta melakukan terapi dan istirahat oleh fisioterapis Persebaya, M Yanizar. “Disuruh terapi, juga berenang,” benar Andik.
Cedera juga dialami pemain yang baru membela Persebaya, Walter Brizuela. Brizuela mengalami nyeri di tulang keringnya. Ini ironis, karena Brizuela sudah disapa cedera ketika belum banyak memberikan kontribusi buat Persebaya.
Yang menarik, dokter tim, Heri Siswanto, menyebut cedera yang dialami Andik dan Brizuela tidak separah yang diperkirakan. Andik tidak mengalami hamstring, melainkan hanya cedera biasa. “Hanya memar biasa, tidak parah,” elak Heri, Minggu (29/4).
Menurut Heri, saat ini tim tengah fokus agar Andik dan Brizuela cepat pulih. Persebaya hanya punya waktu beristirahat kurang dari sepuluh hari, karena sudah harus terbang ke Aceh menghadapi PSLS Lhokseumawe di Piala Indonesia, 9 Mei nanti.
Sebelum Andik dan Brizuela, bek tengah Persebaya, Rivelino Ardiles, sudah terlebih dahulu masuk ruang perawatan cedera. Heri menyebut, Rivelino tak kunjung pulih dari cedera,karena ia selalu dipaksakan bermain meski masih mengalami nyeri di kakinya.
Di sisi lain, CEO Gede Widiade berjanji untuk secepatnya mengadakan pertemuan internal dengan seluruh pemain dan ofisial. Gede mengaku kecewa dengan rentetan hasil buruk yang dialami Persebaya, dan ingin mengajak bicara semua anggota tim.
“Kalau sudah kalah terus begini, tidak ada cara lain. Ibaratnya, pemain mau kencing pun, harus saya tunggu,” kata Gede gemas. aji bramastra