Breaking News:

Biola 'Ahmad Dahlan' Dilepas Rp 10 M

[caption id="attachment_230428" align="alignleft" width="255" caption="BIOLA MAHAL - Mudzoffar memainkan biola yang ditawarkan Rp 10 miliar. Foto:surya/"][/caption] BATU | SURYA Online - Mudzoffar (76), warga Jl Batok Kota Batu Jawa Timur pemilik biola 'Ahmad DAhlan', akhirnya menurunkan harga biola antiknya itu. Setelah sempat mematok Rp 21 miliar, akhirnya harga jual biola buatan Antonio Stradivari diturunkan menjadi Rp 10 miliar. Zaenal Arifin (34), anak bungsu Mudzoffar mengatakan harga Rp 10 miliar dirasa pas untuk biola yang dibelinya Rp 7.000 di pasar rombeng Malang pada 1987 lalu. “Kalau ditawar Rp 10 miliar, Insya Allah kami lepas, terutama bila pembelinya orang Indonesia,” bebernya. Uang hasil penjualan biola tersebut, kata Arifin, akan digunakan untuk ibadah haji Mudzoffar dan istrinya, Musayatun (60). Mereka juga berjanji membangun masjid, menyantuni anak-anak yatim, dhuafa, dan fakir miskin. “Itu janji keluarga kami, Insya Allah kami tepati,” ujarnya. Hingga saat ini, biola itu sudah ditawar beberapa kolektor, baik dari Indonesia maupun Malaysia. Harga yang ditawar kolektor asal Bandung  Rp 800 juta, kolektor Jakarta Rp 1 miliar, dan kolektor dari Malaysia Rp 6,8 miliar. “Tawaran tertinggi memang dari kolektor Malaysia, namun tidak kami lepas. Kami lebih berkenan bila yang membeli orang Indonesia,” imbuhnya. Arifin meyakini biola itu asli karya Antonio Stradivari, perajin alat musik tersohor di Italia pada abad 17. Antonio memproduksi alat-alat musik dalam jumlah terbatas, hanya 450 biola termasuk yang dimilikinya. “Kalau ada yang meragukan keaslian biola, saya siap uji materi,” tukasnya. Biola itu juga diyakni pernah dipakai KH Ahmad Dahlan, pahlawan nasional sekaligus pendiri organisai Muhammadiyah. Sebab, di badan samping biola itu, terdapat ukiran huruf HD atau Haji Dahlan (sebutan HK Ahmad Dahlan).
Penulis: Adi Agus Santoso
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved