Breaking News:

Bela Motor, Mahasiswa Malaysia Dibunuh di Malang

MALANG | SURYA Online - Diduga membela motornya yang dicuri, Andrian J Ferrera (23), mahasiswa semester V Fakultas Kedokteran Universitas Brawijaya harus menebusnya dengan nyawanya. Saat ditemukan pertamakali, mayat korban berada di bawah motor yang dibelanya. Lelaki asal Selangor Malaysia ini, tewas setelah lehernya digorok senjata tajam pencuri motornya, di rumah pondokannya di Jl Kembang Kertas kav 21 Kecamatan Lowokwaru Kota Malang, Senin (7/11/2011) sekitar pukul 19.00 WIB. Info yang dikumpulkan, peristiwa ini bermula saat Andrian mendengar suara gaduh di depan rumah kosnya. Ternyata korban melihat, seseorang tengah menuntun motornya, Honda Mega Pro biru N 3144 CC. Korban lalu keluar rumah dan mengejar pencuri motornya. Karena takut ditangkap, pelaku diduga melakukan perlawanan dengan menyabetkan senjata tajamnya yang langsung mengenai leher korban, hingga korban tewas seketika di tempat kejadian. Melihat korban tergeletak, pelaku sengaja meninggalkan motor yang hendak dicurinya persis di atas mayat Andrian. Sementara ada versi lain dari Kapolsek Lowokwaru, Kompol David Subagyo. Menurut polisi, Andrian mendengar suara gaduh di sekitar pagar. Ketika dilihat ada seseorang  yang berlari dan ia berusaha mengejar dengan mengendari motornya. Diduga, saat mengejar dan menghentikan orang yang hendak berniat jahat itu, terjadi perkelahian hingga akhirnya Andrian menerima sabetan senjata tajam di daerah leher. Akibat sabetan di leher ini, nyawa Andrian tak tertolong dan akhirnya meninggal di lokasi. “Tulang leher korban nyaris putus,” ujar David. Jasad Andrian langsung dilarikan ke Rumah Sakit Saiful Anwar Malang (RSAA) Malang. Saat berita ini diturunkan, petugas kepolisian dari Polsek Lowokwaru masih melakukan olah tempat kejadian peristiwa.
Penulis: Adi Agus Santoso
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved