Minggu, 12 April 2026

Ciri-ciri Tahi Lalat dan Kutil Berbahaya

Penulis: Heru Pramono |

Melihat artis Enno Lerian yang identik dengan tahi lalat besar di pangkal hidung dan kemudian dioperasi untuk dihilangkan, saya menjadi khawatir dengan tahi lalat yang ada di leher saya. Tahi lalat itu sebenarnya tidak besar, hanya seukuran kacang hijau. Kadang-kadang tahi lalat itu terasa gatal.

Ketika saya perhatikan, tahi lalat makin melebar karena dulu hanya berupa titik hitam. Saya khawatir itu adalah tumor karena makin lama makin besar. Bagaimana ciri-ciri tahi lalat yang berbahaya? Apakah tindakan yang dilakukan Enno Lerian itu tepat, mengingat tidak semua tahi lalat berbahaya.

Saya juga berbakat memiliki kutil. Sejak kecil kutil selalu ada di tangan. Anehnya, jika saya memakai obat penghilang kutil seperti colomax, kutil memang hilang, tetapi sebentar kemudian akan tumbuh di tempat lain. Beberapa kali seperti itu. Kutil itu memang tidak terasa sakit, tetapi dari segi estetika tidak sedap dipandang. Akhirnya ada dua kutil yang saya biarkan bertahun-tahun. Dan kemudian memang tidak ada kutil lain yang tumbuh.

Saya khawatir, kalau dihilangkan maka akan tumbuh kutil baru di tempat lain. Apakah kutil berbahaya seperti manusia 'pohon' yang seluruh tubuhnya dipenuhi kutil besar sehingga harus diangkat melalui operasi? Mengapa kutil bisa tumbuh lagi dan berpindah tempat? Kapan kutil kulit harus dihilangkan?

Anissa Rahmawati (32), Sidoarjo

Jawab:

Tahi lalat atau istilah medisnya “nevus pigmentosus” sebenarnya hal yang normal terdapat di kulit manusia. Akan tetapi, bila mengalami perubahan-perubahan tertentu, yang harus diwaspadai antara lain membesar atau melebar dengan cepat dalam hitungan minggu hingga bulan. Jika mendapati ukuran tahi lalat itu membesar dengan cepat, orang harus waspada. Ciri yang lain adalah warnanya makin hitam dan timbul rasa gatal berlebihan. Orang juga harus waspada jika pada tahi lalat itu timbul luka atau borok, atau tumbuh seperti bunga kol (berbungkul-bungkul).

Jangan menunggu hingga mengalami seluruh ciri-ciri itu untuk memeriksakan diri ke dokter. Bila terjadi salah satu gejala itu saja, lebih baik segera konsultasi ke dokter bedah. Kepastian berbahaya atau tidak dan perlu diangkat atau tidak, memang masih memerlukan pemeriksaan patologi anatomi di laboratorium. Akan tetapi, gejala-gejala yang ada menjadi semacam indikator atau peringatan bagi setiap orang untuk hati-hati dan tidak menganggap enteng tahi lalat di kulit.

Yang paling tahu pertumbuhan tahi lalat adalah orang itu sendiri. Setiap orang sebaiknya mengenali tubuhnya sendiri agar jika ada gejala yang mencurigakan dapat segera ditangani. Sikap waspada pada tubuh sendiri membuat gejala sekecil apa pun akan mudah terdeteksi. Dengan demikian, dokter juga lebih mudah mengatasi keluhan yang muncul.

Untuk kutil atau istilah medisnya disebut “verucca “ adalah suatu kelainan kulit jinak yang lebih layak disebabkan karena suatu kelompok virus. Adanya virus ini yang sering menyebabkan kutil bisa selalu tumbuh dan berpindah-pindah tempat. Virus tersebut bisa ada di dalam kulit yang terdapat kutil saja atau bisa merata di seluruh kulit.

Mencegah kutil tumbuh sebenarnya mudah. Cukup dengan menjaga kebersihan tubuh agar kutil tidak tumbuh kembali. Untuk kutil yang sudah ada dan sulit diobati, bisa dilakukan tindakan operasi pembedahan kecil untuk mengambilnya. Tindakan ini akan mengangkat sedikit kulit yang menjadi pangkal dari kutil tersebut sehingga bisa mengurangi risiko tumbuh kembali.

Dr Achmad Hendra W SpB.

Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved